Pesawat PK SNE Jatuh di Kaltara, Pilot Selamat, 1 Meninggal Dunia

Proses evakuasi Pesawat PK SNE yang jatuh di Binuang, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara. (Sumber: tni.mil.id)

Sumutcyber.com, Nunukan – Pesawat PK SNE milik PT Smart Aviation jatuh di Binuang, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara setelah hilang kontak usai lepas landas dari Bandara Internasional Juwata Tarakan, pada Jumat, 8 Maret 2024 pukul 08.25.

Pencarian pun terus dilakukan hingga pada Minggu 10 Maret 2024 mendapat titik terang. Setelah brifing pada pukul 07.00 WITA dilakukan evakuasi korban dilokasi jatuhnya pesawat.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari laman tni.mil.id, Senin (11/3/2024), titik 3?43’782″N 115?56’905″ adalah titik di mana pesawat tersebut jatuh.

Diketahui salah seorang korban dalam kondisi selamat atas nama M. Yusuf yang merupakan pilot dari pesawat PK SNE dan 1 orang meninggal dunia atas nama Deni S.

Pada pukul 10.15 WITA Heli Bell 412 HA-5224 BKO Koopsdam VI/Mlw yang satunya membawa personel gabungan dari Penerbad, Kodim 0910/Malinau, Yonif 614/Rjp dan Brimob Malinau melakukan droping dan dilanjutkan membuka daerah untuk evakuasi lanjutan.

Pada pukul 16.00 WITA Heli Caracal H-2207 TNI AU berhasil melaksanakan evakuasi kedua korban dan dibawa menuju Lanud Anang Busra Tarakan.

Setibanya di Kota Tarakan pada pukul 17.52 WITA, korban pesawat jatuh PK-SNE dilakukan observasi dan perawatan di RSUD Tarakan dan korban selamat dalam kondisi sadar dan mengalami luka pada bagian kepala dan lecet pada bagian lengan.

Korban dijemput tim evakuasi sebanyak 10 orang (TNI AD 3 orang, Polri 2 orang dan Basarnas 5 orang) di lokasi jatuhnya pesawat PK-SNE. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *