Site icon SUMUTCYBER.COM

Pertegas Batas Wilayah, Direktur Toponimi Kemendagri Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak

Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Raziras Rahmadillah, S.STP, M.A., melakukan peninjauan langsung untuk menentukan titik koordinat lokasi pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak, Kamis (9/4/2026). (Ist)

Dairi – Dalam upaya memastikan kelancaran proyek strategis pertahanan sekaligus ketertiban administrasi wilayah, Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Raziras Rahmadillah, S.STP, M.A., melakukan peninjauan langsung untuk menentukan titik koordinat lokasi pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, dipastikan bahwa lokasi pembangunan markas batalyon tersebut berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Pakpak Bharat.

Raziras Rahmadillah menegaskan, penentuan titik koordinat yang presisi menjadi langkah krusial sebelum pembangunan fisik dimulai. Hal ini penting untuk menghindari potensi sengketa lahan maupun tumpang tindih klaim wilayah di kemudian hari.

“Data wilayah administrasi, toponimi, pulau, hingga Kode Wilayah Administrasi Pemerintahan (WAP) yang valid merupakan prasyarat dasar dalam perencanaan pembangunan. Untuk markas batalyon ini, validitas data diperlukan agar pembangunan berjalan legal dan tidak menimbulkan persoalan hukum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penetapan batas administrasi tidak akan mengganggu hak ulayat maupun hak kepemilikan masyarakat. Menurutnya, batas yang ditentukan murni bersifat administratif guna mendukung tata kelola pemerintahan.

Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Dairi, Surung Lamhot Charles Bantjin, menyatakan dukungan penuh terhadap proses tersebut. Kehadiran Pemkab Dairi menunjukkan komitmen kerja sama antarwilayah dalam mendukung pembangunan fasilitas pertahanan negara.

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyambut baik penetapan koordinat tersebut. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan TNI dan Kemendagri agar pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak segera terealisasi sebagai bagian dari penguatan keamanan di Sumatera Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumatera Utara Ade Sofianita, Sekda Dairi Surung Lamhot Charles Bantjin, Sekda Pakpak Bharat Jalan Berutu, Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, serta pimpinan OPD terkait lainnya. (SC-Romi)

Exit mobile version