Peresmian Waduk Mini Washington-Sauria: Semangat USM Indonesia dalam Menjaga Sumber Mata Air

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes bersama peserta peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Sunggal. (ISTIMEWA)

Sumutcyber.com, Deliserdang – Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia memperingati Hari Konservasi Alam Nasional 2023 bersama Forum DAS Indonesia, Usaid, Klinik Reboisasi, Masyarakat Konservasi Tanah Indonesia (MKTI), dan pemuda peduli lingkungan di Dusun X Medan Krio, Kecamatan Sunggal Deliserdang, Sabtu (12/8/2023).

Acara ini menampilkan talk show dengan narasumber Prof Dr Abdul Rauf MP dan Dr Parlindungan Purba MM, serta meresmikan waduk mini Washington-Sauria. USM Indonesia juga melakukan penaburan bibit ikan dan penanaman bibit pohon guna menjaga kelestarian sumber mata air.

Bacaan Lainnya

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Perlindungan dan Pelestarian Mata Air Sebagai Sumber Kehidupan dan Mendukung Cadangan Air Baku Bersih Aman dan Berkelanjutan”.

Ishak, ketua panitia, berterima kasih kepada seluruh sivitas akademika USM Indonesia dan pihak terkait karena kegiatan ini membangkitkan semangat dan motivasi.

Prof Dr Abdul Rauf MP mengungkapkan demi terjaganya mata air sebagai sumber hajat untuk manusia maka perlu dilestarikan. “Antara lain dengan menanam pohon yang mampu menjaga kelestarian mata air,” katanya.

Sedangkan konservasi waduk mini Washington-Sauria, kata Prof Dr Abdul Rauf MP, bisa dimanfaatkan sebagai wisata berbasis air, tempat edukasi dan sumber kehidupan bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Dr Parlindungan Purba MM menyampaikan bahwa acara ini penting karenaya bertujuan untuk melestarikan alam. Ia mengingatkan bahwa sesuai dengan UU Agraria maka hubungan antara manusia dan alam itu memiliki hubungan sangat erat.

”Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang hadir untuk pelestarian dan sumber mata air. Saya akan sampaikan kepada menteri terkait tentang konservasi mata air demi kebermanfaatan bagi masyarakat dan bisa sekaligus sebagai pusat laobaratorium alam USM Indonesia,” tegas ketua Yayasan Sari Mutiara.

Tokoh masyarakat Sumut ini juga menyampaikan bahwa tiga hal penting bagi manusia yakni air, pangan dan energi. ”Ini akan menjadi problema bila kita tidak peduli,” katanya.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes juga berterima kasih kepada peserta yang hadir pada peringatan konservasi nasional. ”Semakin tinggi peradaban suatu bangsa maka semakin tinggi kepedulian untuk menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup,” ungkap rektor.

Camat Sunggal Danang Purnama Yuda, Kepala BPDAS Wampu Sei Ular Sigit Nugroho dan Adi Rahman (perwakilan Usaid) juga mengapresiasi pelaksanaan peringatan hari konservasi alam nasional sekaligus aksi perlindungan dan pelestarian mata air yang mendukung cadangan air baku bersih aman dan berkelanjutan.

Adi Rahman berharap program ini bisa bermanfaat melindungi dan melestarikan cadangan air bersih aman dan berkelanjutan guna mengantisipasi perubahan iklim global. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *