Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Kebun Bunga, Minggu (14/6/2026). Dalam kesempatan itu, Rico mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Kota Medan.
Menurut Rico, para mantan pemain PSMS merupakan legenda yang telah mengharumkan nama Medan dan Sumatera Utara di kancah sepak bola nasional.
“Hari ini kita melihat semangat yang sama dari para legenda PSMS. Jangan lagi disebut mantan pemain, karena mereka adalah legenda yang telah mengukir prestasi dan membanggakan Kota Medan di sepak bola Indonesia,” kata Rico.
Ia mengatakan sejarah dan prestasi PSMS harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda. Salah satu langkah yang diusulkannya adalah menampilkan nama-nama legenda PSMS di Stadion Teladan.
“Saya ingin nama-nama legenda PSMS terpajang di dinding Stadion Teladan. Ini akan menjadi energi dan semangat bagi generasi muda agar sepak bola Medan kembali bangkit,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Rico juga menyatakan dukungannya terhadap rencana menghidupkan kembali kompetisi sepak bola antarklub di Kota Medan. Menurutnya, kompetisi yang dahulu diikuti puluhan klub kini mengalami penurunan sehingga perlu dibangkitkan kembali secara serius dan berkelanjutan.
Ia meminta dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, KONI Kota Medan, serta Askot PSSI Kota Medan agar kompetisi tersebut dapat kembali digelar.
“Kalau semua serius dan menjaga semangat kebersamaan, insya Allah tahun depan kompetisi itu bisa kita gelar. Kita punya waktu satu tahun untuk mempersiapkannya secara matang,” katanya.
Rico menambahkan, sejumlah lapangan sepak bola di Kota Medan dapat digunakan sebagai lokasi pertandingan, sementara semifinal dan final direncanakan berlangsung di Stadion Teladan.
Dalam acara itu, Rico juga menyerahkan tiga piala yang pernah diraih PSMS pada ajang Piala Emas Bang Yos (PEBY). Selama ini piala tersebut disimpan di Balai Kota Medan sebagai bagian dari sejarah klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut.
Sementara itu, Ketua Pengurus Mantan Pemain PSMS Abdul Rahman Gurning mengatakan organisasi yang baru dikukuhkan akan fokus mendukung pembinaan sepak bola usia dini.
Menurutnya, program awal yang akan dijalankan meliputi pembinaan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17.
Selain itu, untuk membangkitkan kembali semangat kejayaan PSMS, pihaknya juga merencanakan pertandingan persahabatan antara tim Pemerintah Kota Medan dan para legenda PSMS di Stadion Teladan.
Ketua Panitia Iwan Karo Karo mengatakan pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS menjadi momentum untuk menyatukan para legenda sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan sepak bola Kota Medan. (SC03)

