Toba – Melalui Program Kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder pada daerah irigasi yang luasnya dibawah 1000 hektar dalam satu daerah kabupaten/kota, Pemerintah Kabupaten Toba sedang melaksanakan pembangun saluran irigasi sekunder di Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige.
Pembiayaan kegiatan ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Toba tahun anggaran 2025 sebesar Rp199 juta.
Kepala Bidang Pengairan Dinas PUTR Kab.Toba, Piter Pangaribuan, saat dikonfirmasi Jumat (10/10/2025), membenarkan adanya kegiatan tersebut. “Ya kegiatan itu sedang berprogress. Selain paket ini, terdapat lagi beberapa paket kegiatan serupa yang sedang berlangsung di beberapa daerah di Toba. Untuk data lebih detailnya, silakan dikomunikasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan,” saran Piter.
Program ini disambut hangat warga sekitar, Rendra Pardede. Ia menuturkan, imbas akibat kurangnya penanganan saluran irigasi sekunder (saluran pembuangan), sebelumnya. “Di kala penghujan, rumah kami tergerus air akibat kurang berfungsinya saluran pembuangan ini. Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemkab Toba, yang telah menggulirkan program perbaikan saluran ini,” sahutnya.
Hasil pantauan di lapangan, saluran irigasi sekunder ini, merupakan saluran vital, pembuangan air dari lahan pertanian masyarakat.
Sesuai kontrak, paket kegiatan ini, sudah mulai dikerjakan sejak pertengahan September 2025 dan akan rampung pada awal Desember 2025, sebut Hutagaol, rekanan yang melaksanakan pekerjaan. (SC-JT)

