Pemkab Dairi Gelar Raker Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati

Dairi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar rapat kerja bersama seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Dairi dalam rangka evaluasi dan refleksi satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dairi periode 2025–2030.

Rapat kerja yang dibuka langsung oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, berlangsung di Balai Budaya, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala desa dan perangkat desa, camat se-Kabupaten Dairi, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Bupati Vickner Sinaga yang didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dan Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, menegaskan bahwa rapat kerja ini menjadi ruang dialog terbuka antara kepala desa dan jajaran Pemkab Dairi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Setahun kepemimpinan ini adalah waktu untuk bekerja, berbenah, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke desa-desa. Fokus kita tetap mengutamakan gotong royong, kesetiakawanan sosial, dan merawat bumi. Semua yang kita lakukan ini adalah dari Dairi untuk Dairi, untuk provinsi, untuk NKRI, dan untuk dunia,” ujar Bupati.

Ia memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun terakhir, di antaranya penguatan sektor pertanian, peningkatan pelayanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), program sejuta pohon yang telah terealisasi sebanyak 62 ribu pohon, serta percepatan penyaluran bantuan sosial. Selain itu, digitalisasi administrasi pemerintahan juga telah diterapkan guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Setelah pembukaan, rapat kerja dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber. Kepala Bappeda memaparkan penyelarasan dan sinkronisasi perencanaan pemerintah kabupaten dan desa. Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM menjelaskan perkembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Dairi. Kepala Dinas PMD menyampaikan fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026 beserta tata cara penyalurannya. Sementara itu, Inspektorat yang diwakili Irban memaparkan pengawasan pengelolaan keuangan desa dan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan turut menyampaikan materi terkait perlindungan jaminan sosial.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan Paralegal Justice Award (PJA) 2025 kepada Kepala Desa Sigambir-gambir, Lesny Purba, dan Kepala Desa Maju, Peronika Siregar.

Paralegal Justice Award merupakan penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia kepada kepala desa atau lurah yang berperan sebagai juru damai (non-litigation peacemaker) dalam menyelesaikan sengketa di wilayahnya. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam memperluas akses keadilan, pelatihan paralegal, serta mendorong terciptanya desa sadar hukum.

Melalui rapat kerja ini, Pemkab Dairi berharap capaian satu tahun kepemimpinan dapat menjadi pijakan untuk melanjutkan program-program strategis demi terwujudnya Kabupaten Dairi yang lebih tangguh, maju, sejahtera, dan berdaya saing. (SC-Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *