Umum

Sudah 2.014 Reklame Bermasalah Dibongkar Pemko Medan

MEDAN (Sumutcyber): Pemko Medan telah  membongkar sebanyak 2.014 papan reklame bermasalah dengan berbagai ukuran di seluruh wilayah Kota Medan.

Di samping menjadikan wajah Kota Medan semakin lebih baik dan tertata, penumbangan papan reklame bermasalah yang dilakukan mulai 21 April sampai 3 Desember 2018 juga  berdampak dengan meningkatnya permohonan pengurusan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) Reklame di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan.

Tercatat, ada sekitar 225 permohonan SIMB Reklame yang masuk di Dinas PMPTSP selama periode September sampai Nopember 2018. Padahal sebelumnya, permohonan pengurusan SIMB yang masuk dari Januari sampai Agustus 2018 hanya 43 permohonan. Artinya, ada peningkatan sebesar 42,3 persen. Pasalnya, kurun September-November 2018, pembongkaran papan reklame bermasalah cukup gencar dilakukan baik siang maupun malam.

“Alhamdulillah, penertiban yang dilakukan dalam rangka penegakan Perda No.11/2011 tentang Pajak Reklame sekaligus penataan kota yang mendapat dukungan penuh aparat Polri dan TNI berhasil dan memberikan dampak positif,” kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam paparannya tentang Pelaksanaan Penertiban dan Penataan Kota Medan tahun 2018 di  Mapolda Sumut, Rabu (5/12/2018).

Diungkapkan Wali Kota, 2.014 papan reklame bermasalah yang telah ditumbangkan itu akibat didirikan tanpa izin maupun berada di 13 ruas jalan yang masuk zona larangan yakni Jl. Sudirman, Jl. Kapten Maulana Lubis, Jl. Diponegoro, Jl. Imam Bonjol, Jl. Wali Kota, Jl. Pengadilan, Jl. Kejaksaan, Jl. Jendral Suprapto, Jl. Balai Kota, Jl. Pulau Penang, Jl. Bukit Barisan, Jl. Stasiun dan Jl. Raden Saleh.

Facebook Comments
1 2Laman berikutnya
Tags

Berita Terkait