oleh

Pembongkaran Papan Reklame Berlanjut

-Umum-24 views

MEDAN (Sumutcyber): Tim Gabungan Pemko Medan kembali menumbangkan papan reklame bermasalah di Kota Medan, Senin (10/12/2018) malam hingga Selasa (11/12/2018) dinihari.

Kali ini empat  papan reklame bermasalah ditumbangkan dari empat lokasi berbeda. Pembongkaran dilakukan karena keempat papan reklame tidak memiliki izin.

Pembongkaran akan terus dilakukan sehingga Medan Rumah Kita bersih dari papan reklame bermasalah. Ukuran keempat papan reklame bermasalah itu bervariasi, ada yang  4x 6 meter (2 unit), 4 x 8 meter serta 5 x 10 meter.

Keempat papan reklame itu berloaksi di Jl. Pandu simpang Jl. Surakarta, Jl. Sutomo depan Sriwijaya Travel, Jl. Asia simpang Jl. Thamrin dan Jl. S Parman. Sebelum dibongkar,  Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan, pemilik  keempat papan reklame diingatkan untuk membongkar sendiri.

Namun peringatan tersebut tidak kunjung dilakukan, keempat papan reklame tetap saja berdiri. Itu sebabnya tim gabungan diturunkan untuk melakukan pembongkaran.

“Lantaran tidak ada tindak lanjut, kita turunkan tim gabungan  untuk membongkarnya. Sekali lagi saya tegaskan,  tidak ada lagi tempat untuk papan reklame bermasalah di Kota Medan. Jika pengusaha advertising tidak mau membongkar, kita yang membongkar. Jadi kita minta dukungan pengusaha advertising untuk membongkar sendiri papan reklame bermasalah miliknya,” tegas Sofyan.

Tanpa kesulitan tim gabungan menumbangkan satu persatu papan reklame bermasalah. Selain didukung mobil crane, pembingkaran juga melibatkan mesin las. Setelah keempat papan reklame ditumbangkan, tim gabungan kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pengangkatan.

Meski  sejumlah pengusaha advertising tidak mau membongkar papan reklame bermasalah miliknya namun  ada juga yang menindaklanjuti imbauan  Kasatpol PP Kota Medan tersebut. Di tempat terpisah, sejumlah pengusaha advertising tampak membongkar sendiri  7 unit  papan reklame miliknya.

Ketujuh unit papan reklame yang dibongkar itu sendiri berada di Jl. Pandu sebanyak 2 unit ukuran 6 x 10 meter dan 5 x 10 meter, Jl. Sutomo sebanyak 4 unit ukuran 6 x 10 meter, 4 x 6 meter (2 unit) dan 5 x 10 meter dan Jl. Cirebon ukuran 4 x 8 meter. Lantaran dibongkar sendiri, seluruh material hasil pembongkaran ketujuh papan reklame bermasalah itu dibawa pengusaha advertising masing-masing.

Sofyan sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan sejumlah pengusaha advertising. Mantan Camat Medan Area itu berharap agar langkah tersebut diikuti pengusaha advertising lainnya. “Kita sangat mengapresiasinya (pembongkaran sendiri). Apabila seluruh pengusaha advertising melakukannya, insya Allah pembersihan papan reklame bermasalah di Kota Medan secepatnya selesai,” pungkasnya. (GC)

Facebook Comments