oleh

Kapolrestabes Medan Berpesan Tentang Persatuan Dan Silaturahmi

-Umum-42 views

MEDAN (Sumutcyber): Ribuan masyarakat di Kota Medan juga meramaikan kegiatan dzikir akbar yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Lapangan Benteng, Medan, Senin (31/12/2018) malam.

Unsur Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) mulai dari Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto serta Dandim 02/01 BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah serta Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli juga hadir dilokasi acara. Ustaz Riza Muhammad juga dijadwalkan akan memberikan tausiah.

Saat memberikan sambutan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto berpesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga di tahun politik. “Kedepan ada pesta demokrasi. Pemilu dan Pilpres. Terkait itu, saya berharap tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan,” ujarnya.

Ia  juga berpesan agar tali silaturahmi tetap dijaga serta cerdas dalam menghadapi isu hoax berita bohong, ujaran kebencian. “Semua harus disikapi dengan cerdas. Ada kemungkinan black kampain di tahun politik ini. Meski berbeda pilihan, jangan sampai saling membenci,” pesannya.

Mengenai kegiatan ini, Kombes Dadang menyambut baik. Sebab, kegiatan dzikir akbar pada malam pergantian tahun dianggapnya lebihseperti konvoi dan sebagainya. Bukan hanya itu, ia mengaku kegiatan dzikir akbar juga memudahkan tugasnya.

“Kegiatan ini mempermudah tugas aparat. Dengan kegiatan dzikir ini mudah-mudahan masa depan bisa lebih baik,” tuturnya.

Dadang memprediksi acara kegiatan dzikir akbar ini dihadiri sekitar 6 ribu orang dan didominasi oleh kaum ibu-ibu. “Polri dan TNI juga akan maksimal dalam mengamankan malam tahun baru,” imbuhnya.

Setiap orang, kata dia, memiliki harapan setiap momen pergantian tahun. Namun, tidak semua bisa direalisasikan. “Banyak harapan yang sudah terwujud dan belum terwujud. Acara ini bentuk syukur atas kelancaran seluruh kegiatan tahun ini. Apabila ada duka atau musibah, itu pertanda Allah ingin menaikkan level atau drajat kita semua,” jelasnya.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menambahkan, kegiatan dzikir akbar merupakan bentuk kepedulian kepada para korban bencana alam yang kerap terjadi beberapa waktu lalu. “Dari pada kegiatan hura-hura, lebih berfaedah kegiatan dzikir akbar. Mari kita berdoa agar musibah yang dialami seluruh saudara-saudara kita segera berlalu,” tuturnya. (PT)

Facebook Comments