oleh

ASN Kena Sanksi Pemotongan TPP 0,5 Persen

-Umum-56 views

MEDAN (Sumutcyber): Tim yang terdiri dari Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM), Inspektorat, dan Bagian Umum melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Kantor Kecamatan, serta Puskesmas di hari pertama bekerja tahun 2019.

Dari hasil sidak tersebut didapati jumlah kehadiran aparatur sipil negara (ASN) mencapai 98,5 persen. Sedangkan yang absen 1,5 persen. “Angka pastinya belum bisa diberitahu masih dalam proses rekapitulasi, hanya persentase umum yang bisa kami sampaikan. Dari 15.000 ASN 98,5 % diantranya masuk dan 1,5 persen absen,” kata Kabid Pengembangan Karir BKDPSDM Medan, M Hafez, di Balai Kota Medan, Rabu (2/1/2019).

1,5 persen ASN yang tidak hadir itu diakuinya dengan berbagai macam alasan mulai dari tugas luar kota, cuti, sakit dan tanpa keterangan.”Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan ada sanksinya berupa pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) di bulan Januari sebanyak 0,5 %,” ungkapnya.

Ketidakhadiran kerja di hari pertama tahun baru, diakuinya masuk kedalam pelanggaran dengan kategori ringan. “Sudah biasa seperti ini, bukan hal yang baru. Jumlah TPP masing-masing ASN kan berbeda, pokoknya 0,5% dari jumlah TPP. Kalau misalkan TPP ASN itu Rp1 juta perbulan, maka potongannya hanya Rp5.000,” paparnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan Musadad Nasution menyampaikan, jumlah ASN di lingkungan Sekretariat Setdako Medan berjumlah 699 orang. Dari jumlah tersebut, hadir 598 orang dan tidak hadir 101 orang dengan perincian tugas luar sebanyak 83 orang, sakit 6 orang, izin 9 orang dan tanpa keterangan 3 orang. (PT)

Facebook Comments