oleh

25 ASN Pemprovsu Mulai Awal 2019 Tak Boleh Masuk Kerja Lagi?

-Umum-66 views

MEDAN (Sumutcyber): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara nampaknya tidak main-main dalam penindakan tegas terhadap Aparatur Sipil Negara atau ASN-nya yang melakukan korupsi.

Penindakan berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) telah dilaksanakan kepada 25 ASN di lingkungan Pemprovsu karena terjerat kasus korupsi.

“SK Pemberhentian dengan tidak hormat tersebut sudah disampaikan kepada yang bersangkutan. Terhitung 1 Januari 2019 mereka tidak masuk kerja lagi,” ujar  Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara, Kaiman Turnip ketika dihubungi usai penganugerahan Tanda Penghargaan Aparatur Sipil Negara/Staf Teladan, Senin (31/12/2018).

Kata Kaiman, karena perbuatannya itu ASN bersagkutan harus gigit jari
tidak menerima gaji pensiun yang selama ini diberikan pemerintah kepada ASN.

Sebelumya beredar khabar 33 ASN di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumut  akan diberhentikan dengan tidak hormat karena terjerat kasus korupsi.

“Dari 33 ASN tersebut baru 25 ASN yang sudah di-SK- kan. Sedangkan sisanya delapan lagi kami belum mendapatkan salinan putusan yang berkekuatan tetap (inkrah) dari pengadilan,” kata Kaiman.

Ketika ditanya nama-nama 25 ASN yang dipecat dengan tidak hormat tersebut Kaiman menolaknya. “Memang tidak diumumkan, karena SK pemberhentian itu bersifat rahasia. Jadi  tidak etislah kalau diumumkan. Inikan menyangkut nama baik keluarganya, apa lagi mereka kan sudah menjalani hukuman,” ujar Kaiman.

Gubsu Edy Rahmayadi sebelumnya  menegaskan,  akan memecat semua ASN yang terbukti bersalah dengan status inkrah. Dia mengaku telah menandatangani SK PDTH terhadap  ASN koruptor di lingkungan Pemprovsu. “Ya dipecat. Sudah saya teken SK-nya,” katanya.

Gubsu menjamin tidak mentolerir perbuatan buruk seperti perilaku koruptif di kalangan abdi negara Pemprovsu. Menurutnya, masih banyak orang baik di Sumut yang enggan melakukan korupsi. “Kalau sudah korupsi sudahlah, masih banyak orang baik di sini. Semua yang sudah inkrah itu akan dipecat,” tegasnya lagi.(AS)

Facebook Comments