oleh

JaDI Sumut ‘Tersinggung’ Kotak Suara Diinjak, Diduduki, Disiram

-Politik-176 views

MEDAN (Sumutcyber): Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sumut Yenni Chairiah Rambe, merasa ‘tersinggung’ melihat kotak suara yang berbahan kardus dupleks diduduki, diinjak, disiram air dan lainnya hanya untuk membuktikan kalau kotak suara tersebut, tahan, layak dan aman digunakan di Pemilu 2019.

“Saya yang pernah di Komisioner KPU merasa tersinggung, karena itu tidak perlu, pemerintah, KPU, dan legislatif pasti sudah memiliki pertimbangan tertentu memilih bahan dupleks,” imbuhnya saat Diskusi Publik tentang ‘Kisruh Kotak Suara Pemilu 2019’ yang digelar Jadi Sumut, Kamis (19/12) kemarin.

Dia mengaku, tahun 2014 saat dirinya masih di Komisioner KPU Medan pernah memakai kotak suara dari bahan kardus, karena kotak suara yang dari aluminium hilang. “Jadi pernah digunakan dan aman. Tahun 2014 juga pernah dilakukan hitung suara ulang, karena adanya pelanggaran administrasi, ada perbedaan data suara sah,.bukan karena kotak kardus,” tegasnya.

Menurutnya, penyelenggara mesti mengajak masyarakat berpikir jernih dengan memberikan pemahaman tentang proses perhitungan. “Itu lebih baik,” katanya lagi.

Sebelumnya, Komisioner KPU Sumut Ira Witarti dalam diskusi tersebut mengatakan, persoalan kotak suara sudah diatur dalam pasal 341 UU No. 7 tahun 2017. Dalam UU tersebut, kotak suara yang bersifat transparan, dan satu sisimya terlihat dari luar. Persoalan kotak suara ini, dirincikan lagi di PKPU 15 tahun 2018, pasal 7 yang prinsipnya kotak tersebut dibuat karton kedap air yang salahsatu sisinya transparan dan habis pakai.

“Petunjuk teknis diatur oleh Peraturan KPU. Untuk lahirnya suatu peraturan KPU diawali dengan uji publik, jadi melibatkan stakeholder untuk memberikan masukan sebagai bahan pertimbangan,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, RDP dengan Komisi II DPR RI, dan ketika itu tidak ada satupun yang keberatan saat uji publik. “KPU memutuskan kartun yang kedap air dan salahsatu sisinya transparan, karena lebih efisiensi anggaran dan memudahkan dalam hal distribusi, ramah lingkungan dan memenuhi ketentuan dari semangat UU 7 tahun 2017,” tambahnya.(MC)

Facebook Comments