oleh

Mendagri Serukan Lawan Hoax

-Nasional-47 views

JAKARTA (Sumutcyber): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kembali menyatakan sikap tegasnya terhadap setiap pemberitaan bohong, Hoax, ujaran kebencian dan politisasi SARA akhir-akhir ini yang berkembang pesat dan berkembang membangkitkan harapan dan opini negatif di masyarakat.

“Berita Hoax, fitnah, berujar kebencian dan politisasi SARA yang sudah ada di atas kertas tidak dapat ditolerir lagi, disetujui sudah merusak proses demokrasi, yaitu Pemilu langsung di 17 April 2019 yang prosesnya sudah transparan dan disetujui” katanya, Kamis (3/1/2019).

Karenanya, Mendagri Tjahjo mengajak semua pihak untuk bergerak menentang dan melawan hoax. “Mari kita bergerak untuk melawan dan melaporkan kepada aparat Kepolisian, jika kita menerima berita-berita Hoax, fitnah, berujar kebencian yang terkait dengan demokrasi dan telah digunakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” imbuhnya.

Dia menyampaikan, salah satu berita hoax surat suara yang sudah dicoblos yang tersiar kabar itu 7 kontainer dari Cina yang berisi surat suara yang dimuat di media sosial dan berbagai grup WA yang terkait dengan pencoblosan surat suara untuk paslon 01, yang dicek oleh KPU dan Bawaslu tidak benar.

Selain itu, Tjahjo juga sangat prihatin dengan isu sebelumnya yakni angka 31 juta DPT tambahan yang dipasang dalam DPT Pemilu 2019, “Jelas ini berita fitnah, berita – berita yang mengumbar rasa cemas bermusuhan”, tegas Tjahjo.

Oleh karena itu, Mendagri Tjahjo Kumolo sangat menyesalkan dan mengecam praktik penyebar isu-isu bohong dan tidak bertanggung jawab yang dapat menghambat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara Pemilu, Pemerintah, peserta Pemilu sendiri dan pihak-pihak terkait yang terkait dengan itu mengawal jalannya dari setiap tahap Pemilu Serentak 2019. (RC/Rel)

Facebook Comments