oleh

Kadin Palas Laksanakan Mukab. Ini Yang Dibahas ???

-Ekonomi-73 views

MEDAN (Sumutcyber): Hari Sabtu (22/12/2018) ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Hotel Grand Gradhika Palas, yang dihadiri ratusan pengusaha di Palas.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Mukab Palas, Ishak Nasution saat melaporkan persiapan Muskab kepada pengurus Kadin Sumut di Jl. Setia Budi, Komp Pertokoan NCC, Blok C No 7, Medan, adapun pengurus yang hadir  Waketum Organisasi Keanggotaan dan Perberdayaan Daerah Idham Dalimunthe, Kabir Bedi MBA dan Waketum Koperasi Syafruddin Siregar

Kata Ishak Nasution,  Mukab ini  nantinya bertujuan untuk menyatukan visi pengusaha di Palas tentang bagaimana untuk mengembangkan kegiatan ekspor dari Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) dari Palas.

“Sejauh ini kami sudah melakukan persiapan yang diperlukan,  ada puluhan pelaku usaha yang menjadi anggota Kadin Kabupaten Palas akan menjadi peserta dalam Mukab tersebut,” tuturnya.

Sementara itu Waketum Organisasi Keanggotaan dan Perberdayaan Daerah Idham Dalimunthe mengatakan bahwa  Muskab Palas akan dihadiri oleh pengurus Kadin Sumut dan Bupati Palas. “Dari Kadin Sumut kita akan turun. Ya kita berharap kegiatan yang digelar di Palas berjalan sukses,” ungkapnya.

Idham berharap hasil Mukab tersebut akan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar bisa mengabdikan diri untuk membesarkan nama Kadin di Palas.

“Sampai saat ini kita tidak ada kantongi nama siapa untuk calon Ketua Kadin. Yang penting Mukab dulu. Nanti akan kita lihat orang-orangnya yang punya niat untuk membesarkan nama Kadin di Palas,” ungkapnya.

Sedangkam Waketum Koperasi Kabir Bedi mengatakan, Kadin Sumut di bawah kepemimpinan Khairul Mahalli akan melakukan berbagai inovasi dan kreativitas usaha. Misalnya di Bandara Kuala Namu, diprogram berbagai tampilan seni berbagai suku di Sumut.

“Tidak perlu besar-besar, di pentas kecil saja, tetapi akan rutin dilakukan, sehingga para pengunjung bandara Kuala Namu, baik dalam negeri maupun luar negeri, akan merasa nyaman karena terhibur sekaligus akan mendapat kesan. Jadi, Bandara Kuala Namu di Sumut ini, bisalah disebutkan mempunyai eksentrik sendiri.

Langkah awal kata dia, UMKM yang sudah diberikan pembinaan akan produknya bisa ditawarkan kepada UMKN

“Target awal itu dulu. Di bandara kita jual proguk UMKM kita. Kemudian setelah itu dipasarkan di Jawa Timur. Kemudian hasil UMKM kita bisa kita promosikan di negara tetangga, misalnya Singpura, Thailand dan Malaysia. Saya kita itu dulu, jangan muluk-muluk. Jika terobosan itu berhasil maka Kadin Sumut berhasil,” ungkapnya. (TC)

Facebook Comments