Toba – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Tahun 2026 sukses digelar di Kabupaten Toba. Kegiatan yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 2 Juli 2026 itu dipusatkan di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige.
Mukernas IPSM tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya bazar dan pameran pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hiburan dan edukasi pola hidup sehat, serta lomba permainan tradisional.
Selain itu, panitia juga menggelar senam kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan, vitamin, serta pembagian kacamata baca bagi lansia. Berbagai bantuan sosial turut disalurkan, seperti alat bantu dengar, tas dan buku sekolah, paket sembako, pembangunan Posyandu terintegrasi, bantuan tongkat dan kursi roda bagi penyandang disabilitas, hingga kegiatan pembersihan eceng gondok di Danau Toba.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam sambutan yang disampaikan secara virtual mengapresiasi pelaksanaan Mukernas IPSM 2026. Ia menegaskan bahwa Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi, berbagi pengalaman, serta pengembangan kapasitas dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
Pada acara puncak yang digelar Kamis (2/7/2026), Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Toba sebagai tuan rumah Mukernas IPSM 2026.
Ia berharap Kementerian Sosial Republik Indonesia terus memberikan dukungan dalam penanganan berbagai persoalan sosial di Kabupaten Toba.
Audi juga menyebut rangkaian Mukernas IPSM telah ditandai dengan peresmian Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskessos) yang terintegrasi dengan Posyandu di Desa Tambunan, Kecamatan Balige, sebagai upaya memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Dirgahayu IPSM ke-51. Semoga IPSM semakin solid, semakin besar manfaatnya, dan menjadi rumah besar bagi para pekerja sosial masyarakat,” ujar Audi.
Sementara itu, Ketua Umum IPSM, Prof. Andriansyah, menjelaskan bahwa IPSM merupakan pilar sosial tertua di bawah Kementerian Sosial yang telah hadir sejak lama dengan berbagai nama sesuai perkembangan zaman.
Menurutnya, salah satu agenda utama Mukernas adalah memperkuat koordinasi pelaksanaan program-program Kementerian Sosial. Ia menilai peresmian Puskessos yang terintegrasi dengan Posyandu menjadi langkah kolaboratif yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
“Kolaborasi ini bertujuan agar seluruh pilar sosial di bawah Kementerian Sosial tetap terkoordinasi dengan baik. Tidak ada pilar yang lebih menonjol, tetapi semuanya bersama-sama menjadi pilar sosial dalam melayani masyarakat,” katanya. (SC-JT)

