Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat langkah kolaboratif dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut, pemerintah berhasil mengkonsolidasikan dukungan dana sebesar Rp132 miliar dari berbagai lembaga non-pemerintah (NGO) dan mitra donor.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bappelitbang Sumut, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., MSP, dalam acara Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Kamis (29/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara memberikan apresiasi khusus dengan menyematkan PIN Mitra Pembangunan kepada 27 NGO dan mitra donor. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata para mitra dalam mendukung visi pembangunan provinsi.
“Anggaran untuk pembangunan Sumatera Utara terbatas, oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Apa yang kita lihat hari ini adalah wujud nyata dari upaya Pemprov Sumut dalam membangun kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder,” ujar Kepala Bappelitbang dalam laporannya.
Konsolidasi anggaran sebesar Rp132 miliar ini mencakup implementasi program yang terbagi dalam dua tahun anggaran: Tahun 2025 telah terimplementasi sebesar Rp66,2 miliar dan Tahun 2026 telah dialokasikan sebesar Rp65,8 miliar.
Dana tersebut berasal dari para mitra yang selama ini aktif menjalankan program di wilayah Sumatera Utara, guna memastikan program pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD semata.
Para NGO dan mitra donor yang terlibat bergerak di berbagai sektor krusial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya: Konservasi dan Lingkungan, Sosial dan Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pertanian dan Pesisir, serta Penanggulangan Bencana.
Konreg PDRB ISE 2025 se-Sumatera, Sumut Inisiasi Rekomendasi Fokus Jawab Tantangan Terkini
Dengan adanya konsolidasi ini, diharapkan program-program yang dijalankan oleh mitra pembangunan dapat berjalin berkelindan dengan rencana strategis pemerintah daerah, sehingga tercipta dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. (SC08)






















