Medan – Koperasi Konsumen Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pemerintah Kota Medan menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada putra dan putri anggota koperasi yang berprestasi pada jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA Tahun Ajaran 2024–2025 semester genap. Program ini merupakan bagian dari komitmen koperasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anggotanya.
Putra dan putri anggota KPRI Pemko Medan yang menerima bantuan beasiswa tersebut sebanyak 110 orang pelajar. Dengan rincian, 41 pelajar SD kelas 5 yang naik ke kelas 6, 41 pelajar SMP kelas 8 yang naik ke kelas 9 dan 28 orang pelajar SMA kelas 11 yang naik ke kelas 12. Seluruh penerima beasiswa merupakan pelajar yang meraih peringkat 1 hingga 3 di masing-masing jenjang pendidikan. Para pelajar ini masing-masing mendapatkan beasiswa senilai Rp 1.250.000,-.
Penyerahan beasiswa ini dilakukan Ketua I Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan, Ferry Ichsan bersama Koordinator Pengawas KPRI, Laksamana Putra Siregar, Sekretaris I KPRI, Muhammad Amsar Ramzi, Bendahara KPRI, Syaiful di ruang rapat III, Balik Kota, Jumat (30/1/26) Sore.
Atasi Kemacetan Parah di Simpang Titipapan, Pemko Medan Usulkan Penanganan Jalan ke Komisi V DPR...
Dalam sambutannya, Ketua I Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan, Ferry Ichsan, mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya koperasi dalam merealisasikan bantuan pendidikan bagi anak-anak anggota yang berprestasi, sekaligus menjadi agenda rutin KPRI Pemko Medan.
“Mohon maaf apabila penyerahan bantuan pendidikan ini baru dapat terlaksana. Kami baru terpilih sebagai pengurus dan pengawas KPRI Pemko Medan pada bulan Agustus, sehingga diperlukan waktu untuk konsolidasi internal,” ujar Ferry Ichsan.
Ia juga menjelaskan, selain konsolidasi organisasi, pihaknya juga melakukan penyempurnaan dalam proses penilaian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk menjamin objektivitas, pengurus membentuk tim penilai independen agar proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami membentuk tim penilai agar tidak ada intervensi dari pengurus koperasi. Tidak ada upaya memenangkan satu atau beberapa orang. Seluruh proses berjalan terbuka dan hasil penilaian kami terima sepenuhnya,” Jelas Ferry Ichsan.
Ditambahkan Ferry Ichsan, bantuan pendidikan ini jangan dilihat dari besar kecilnya nilai yang diberikan, melainkan sebagai bentuk stimulus dan insentif agar para siswa terus termotivasi untuk belajar, menjaga prestasi, serta membanggakan orang tua dan keluarga.
“Kami berharap anak-anak dari keluarga besar KPRI Pemko Medan ini dapat menjadi teladan dan kebanggaan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya,” ucap Ferry Ichsan.
Ia juga berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi para orang tua anggota koperasi lainnya untuk terus membimbing dan memotivasi anak-anak agar lebih giat belajar dan mampu meraih prestasi.
“Anak-anak inilah yang kelak menjadi generasi emas, generasi penerus yang akan menggantikan peran orang tua. Siapa tahu, di antara mereka nanti ada yang menjadi bagian dari Pemerintah Kota Medan,” Pungkas Ferry Ichsan.
Melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, KPRI Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, salah satunya melalui dukungan nyata di bidang pendidikan.
Sementara itu, Eliezer Pasaribu, pelajar SMA berprestasi peringkat pertama yang mendapatkan beasiswa KPRI Pemko Medan mengaku bersyukur dan bangga atas beasiswa tersebut. Menurutnya beasiswa ini sudah kali kedua diterimanya.
“Saya merasa bangga dan bersyukur karena ini merupakan pengalaman kedua saya menerima beasiswa dari KPRI Pemko Medan. Tahun sebelumnya saya juga mendapat bantuan yang sama”, kata Eliezer Pasaribu pelajar kelas 12 SMA Santo Thomas II.
Menurut Eliezer beasiswa ini sangat membantu serta memotivasi dirinya . Dana beasiswa ini akan dimanfaatkannya untuk membeli buku, terutama karena sekarang kelas 12, sebagai persiapan masuk perguruan tinggi. “Motivasi saya giat belajar dan meraih prestasi adalah untuk membuat bangga keluarga dan meraih cita-cita. Saya bercita-cita ingin menjadi ahli teknik nuklir,” ujarnya. (SC03)

