Pakpak Bharat – Warga di sekitar perladangan Desa Kuta Saga, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, dikejutkan dengan ditemukannya seekor kerbau milik warga dalam kondisi mati yang diduga akibat serangan satwa liar.
Temuan tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah video yang memperlihatkan kondisi kerbau beredar di media sosial. Dari informasi warga, di sekitar lokasi juga ditemukan jejak atau tapak yang diduga merupakan jejak kaki harimau, Kamis (17/9/2026).
Informasi itu kemudian menyebar di tengah masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya, kawasan perladangan tersebut merupakan lokasi yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas dan berada tidak jauh dari kawasan hutan yang menjadi habitat berbagai satwa liar.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel TNI bersama aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan melihat kondisi di sekitar perladangan.
Sejumlah warga juga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kerbau yang ditemukan mati serta jejak yang diduga merupakan tapak harimau.
Warga berharap temuan tersebut segera mendapat perhatian dari instansi terkait, khususnya pihak yang berwenang dalam penanganan konflik manusia dengan satwa liar.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perladangan dan menghindari aktivitas seorang diri, terutama di lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan satwa liar.
Jika keberadaan harimau nantinya terkonfirmasi, warga berharap pihak berwenang segera melakukan langkah mitigasi dan penanganan sesuai prosedur, dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan perlindungan terhadap satwa liar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun instansi terkait mengenai hasil identifikasi jejak tersebut maupun kepastian keberadaan harimau di sekitar perladangan Desa Kuta Saga.
Masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan sendiri apabila melihat satwa yang diduga harimau dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. (SC-Romi)

