Site icon SUMUTCYBER.COM

Kabut Asap Selimuti Dairi, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dairi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul fenomena kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Dairi, termasuk Kota Sidikalang, Sumatera Utara.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta menurunkan jarak pandang pengguna jalan.

Berdasarkan informasi pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pada 15 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, jarak pandang di beberapa wilayah dilaporkan berkisar antara 1 hingga 4 kilometer, sementara kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Dairi, Erwin Sitorus, mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjaga kesehatan, dan tidak mengabaikan risiko yang dapat ditimbulkan oleh paparan kabut asap.

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama apabila kabut asap semakin pekat. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel asap.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. Apabila mengalami keluhan kesehatan, warga diimbau segera mencari pertolongan medis.

Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga berpotensi mengganggu keselamatan berlalu lintas. Para pengendara diminta mengurangi kecepatan, menyalakan lampu utama, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan guna mengantisipasi keterbatasan jarak pandang.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut penting untuk mencegah bertambahnya sumber asap yang dapat memperburuk kualitas udara.

Masyarakat diharapkan tidak berspekulasi mengenai sumber kabut asap dan tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG serta BPBD.

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat Dairi untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara berkabut masih berlangsung.

Keselamatan warga harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan tetap waspada, mengutamakan kesehatan, serta segera mencari bantuan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan lain yang diduga berkaitan dengan paparan asap. (SC-Romi)

Exit mobile version