Toba – Kualitas udara di Kabupaten Toba kembali memburuk akibat paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta didik.
Sebelumnya, PJJ diberlakukan pada 16 hingga 20 Oktober 2026 untuk satuan pendidikan jenjang PAUD hingga SMP. Kini, kebijakan tersebut kembali diterapkan pada 23 hingga 27 Oktober 2026, khusus untuk satuan pendidikan jenjang PAUD dan SD.
Sementara itu, satuan pendidikan jenjang SMP tetap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan, termasuk mewajibkan penggunaan masker.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba, Donny Simamora, menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).
Menurut Donny, pemberlakuan kembali PJJ merupakan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik, di tengah kondisi kabut asap yang kembali melanda wilayah Toba. (SC-JT)

