Ihwan Ritonga Berharap Pos Siskamling Diaktifkan Kembali

Sumutcyber.com, Medan – Masyarakat Kota Medan, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Medan Amplas, Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota) merasa resah dengan adanya geng motor di wilayah mereka. Selain itu, peredaran narkoba juga turut meresahkan warga dapil tersebut.

Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Medan yang digelar di gedung dewan baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

“Dalam pelaksanaan reses di Dapil IV, warga mengeluhkan keberadaan geng motor dan narkoba. Warga berharap ada tindakan lebih tegas dari aparat Kepolisian terhadap geng motor dan narkoba,” kata Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga saat membacakan laporan reses dewan dari Dapil IV.

Disebutkannya, sejumlah pengaduan warga terhadap aksi geng motor, narkoba dan juga begal telah diterima dewan Dapil IV.

Seperti warga Jalan Selamat Kel. Sudirirejo III yng memohon agar geng motor ditertibkan sehingga tidak meresahkan warga Kota Medan. Warga Sudirirejo III juga meminta pemberantasan narkoba lebih ditingkatkan lagi.

Kemudian warga di Jalan Menteng VII, Gang Garuda mengeluhkan tentang keamanan lingkungan yang meresahkan warga karena peredaran narkoba. Mereka memohon kepolisian memberantas narkoba dan begal lebih ditingkatkan lagi.

Lalu warga di Jalan Bromo juga meminta kepada Pemko Medan agar dapat membebaskan Kota Medan dari maraknya peredaran narkoba yang bahkan sudah mudah diakses anak-anak. Ditakutkan dapat merusak generasi muda penerus bangsa.

Demikian juga warga Jalan Jermal 17 / Keramat Indah Gang Harapan Kec. Medan Denai menyampaikan di lingkungan tersebut ada tempat beredarnya narkoba dan sangat meresahkan masyarakat. Mohon perhatian aparat terkait terhadap masalah ini.

Dan pengaduan-pengaduan lainnya yang diterima dewan Dapil IV saat menggelar reses.

“Kami berharap Kota Medan sekitarnya bebas dari geng motor dan begal yang brutal serta peredaran narkoba. Sehingga Medan menjadi kota yang aman tentram dan nyaman,” ujar Ihwan.

Ihwan juga berharap pos siskamling kembali diaktifkan di tiap-tiap lingkungan, agar warga merasa lebih aman dari tindakan dan aksi kriminalitas. (SC-Ndo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *