Medan – Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (22/10/2026) terpantau dalam kategori baik hingga sedang. Meski demikian, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap di seluruh wilayah Sumut.
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan citra satelit pada 21 Oktober 2026, tidak terdapat titik panas (hotspot) di wilayah Sumut.
Namun, pemantauan citra satelit pada 22 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB menunjukkan adanya sebaran asap di seluruh wilayah Sumut.
Berdasarkan analisis angin, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara. Pola pergerakan angin tersebut mengindikasikan sebaran asap di Sumut merupakan asap kiriman dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.
Meski demikian, penentuan sumber asal asap secara pasti masih memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya.
Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang pada 22 Oktober 2026 juga mendeteksi asap pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, dengan jarak pandang berkisar 1 hingga 3 kilometer.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap agar berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.
Selain itu, para kepala daerah diharapkan berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat untuk mengantisipasi dampak sebaran asap serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Masyarakat diimbau terus mengikuti informasi resmi dari BBMKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut. Informasi juga dapat diperoleh melalui call center 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id. (SC03)

