Dairi – Bupati Dairi yang diwakili Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menghadiri Perayaan Paskah keluarga besar Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kabupaten Dairi di Aula Hotel The Sasta, Sidikalang, Kamis (16/4/2026).
Mengusung tema “The Power of Resurrection” (Lukas 24:1–9), perayaan ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ajakan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama. Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan bahwa makna kebangkitan Kristus perlu dimaknai secara luas, tidak hanya bagi satu kelompok, melainkan memberi dampak positif bagi seluruh umat manusia.
“Inilah wujud nyata moderasi beragama. Agama harus menjadi sumber inspirasi dalam membangun peradaban yang damai. Perbedaan justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, saling menjaga, serta bersama merawat alam semesta sebagai ciptaan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, menjunjung tinggi keadilan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Saya mengajak keluarga besar BAMAGNAS yang beriman kepada Kristus untuk menjadi teladan dalam kehidupan keluarga, menghadirkan kasih dalam setiap tindakan, serta aktif membangun Dairi sebagai tanah yang subur, damai, dan penuh harapan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam perayaan yang mengangkat subtema “Kebangkitan Kristus Memberi Kekuatan Baru bagi Keluarga Besar BAMAGNAS untuk Tetap Teguh Menghadapi Dunia yang Semakin Sulit”, Pdt. Jingles Pasaribu dalam khotbahnya menekankan bahwa iman kepada Kristus membawa perubahan nyata dalam kehidupan.
Ia mengajak jemaat merefleksikan kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan yang menguatkan iman, harapan, dan kasih di tengah berbagai tantangan.
Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Riswan Gaja, unsur Forkopimda, Camat Sidikalang Mawardi Tumanggor, pemilik Hotel The Sasta Jogi Tambunan, perwakilan Bank Sumut, serta undangan lainnya. (SC-Romi)

