Medan – Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik pada Selasa (13/1/2026) pukul 01:50:38 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.2.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.48° LU dan 96.51° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 35 Km Timur Laut Nagan Raya – ACEH pada kedalaman 1 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Tripa,” kata Kepala Balai Besar Mkg Wilayah I Dr. Hendro Nugroho, ST., M.Si dalam rilis tertulisnya.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di daerah Takengon dengan skala intensitas III MMI, Bener Meriah, Nagan Raya dengan skala intensitas III MMI. “Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Bener Meriah, Nagan Raya dengan skala II-III MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” ungkapnya.
Hingga pukul 03:25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempabumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” pungkasnya. (SC03)
![]()






















