Site icon Sumutcyber.com

Dilantik Jadi Ketum BOTOMA, Rosanna Napitupulu Ajak Anggota Bekerja Setulus Hati dan Tak Pernah Lelah

Kepengurusan BOTOMA periode 2025–2030 dilantik dan dikukuhkan.

Toba – Ketua Umum Komunitas Perempuan Boru Toba Marsada (BOTOMA) Kabupaten Toba, Rosanna Napitupulu, mengajak seluruh anggota dan pengurus untuk terus bekerja dengan setulus hati dan tidak pernah lelah, karena menurutnya, ketulusan adalah keindahan yang sesungguhnya.

Pesan itu disampaikan Rosanna dalam sambutannya usai dilantik menjadi Ketua Umum BOTOMA bersama jajaran pengurus masa bakti 2025–2030 di Convention Hall Sinar Minang Restaurant, Balige, Kabupaten Toba, Minggu (9/11/2025).

“Pelantikan ini merupakan periode kedua kami memimpin BOTOMA. Saya mengucapkan terima kasih kepada para penasehat dan seluruh pengurus atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk memimpin lima tahun ke depan,” ujar Rosanna.

Ia menambahkan, pada periode sebelumnya BOTOMA telah melakukan berbagai upaya dalam memperjuangkan keadilan bagi korban kekerasan terhadap anak dan perempuan. “Pekerjaan rumah kita masih banyak. BOTOMA lahir dari jiwa-jiwa yang tulus untuk terus mengumandangkan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan,” tegasnya.

Rosanna juga menyampaikan terima kasih kepada Unit PPA Polres Toba atas sinergi yang telah terjalin dalam pendampingan korban kekerasan anak dan perempuan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Toba dalam mewujudkan misi kemanusiaan BOTOMA.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah singkat, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dan prosesi pelantikan oleh Penasehat BOTOMA, Sarma Hutajulu.

Dalam arahannya, Sarma menegaskan bahwa BOTOMA merupakan komunitas perempuan yang bekerja dengan ketulusan dan keikhlasan. “Misi BOTOMA adalah kemanusiaan, khususnya memperjuangkan keadilan bagi korban kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Mari kita kompak dan bergandengan tangan, memberikan pelayanan serta pendampingan bagi mereka yang membutuhkan,” ajaknya.

Pelantikan pengurus BOTOMA periode 2025–2030 juga dirangkai dengan perayaan HUT BOTOMA ke-5. Sejumlah undangan hadir dalam acara tersebut, di antaranya para penasehat BOTOMA, Plt. Kadis PMDPPA Toba Melati Silalahi (mewakili Bupati Toba), Plt. Kaban Kesbangpol Freddy Panjaitan, unsur Forkopimca Balige, DPC GAMKI Toba, Lembaga Perlindungan Anak Toba, serta sejumlah keluarga korban dampingan BOTOMA.

Dalam kesempatan itu, BOTOMA juga berbagi kasih dengan keluarga korban dampingan, menayangkan video kilas balik lima tahun perjalanan BOTOMA, serta menghadirkan testimoni inspiratif dari lima keluarga dampingan. Selain itu, diberikan piagam penghargaan kepada dua pendamping BOTOMA paling aktif di lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMDPPA Toba, Melati Silalahi, yang membacakan sambutan Bupati Toba, menyampaikan apresiasi atas kiprah BOTOMA.

“Pemerintah Kabupaten Toba sangat mengapresiasi peran BOTOMA sebagai mitra dalam memerangi kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, serta mendampingi para korban. Semoga sinergitas yang telah terjalin terus diperkuat demi mewujudkan keadilan dan pencegahan kekerasan di masa mendatang,” ujar Melati.

Ia menutup sambutan dengan ucapan selamat atas pelantikan dan ulang tahun BOTOMA yang ke-5. “Kiranya Tuhan memberkati setiap rencana dan tugas mulia BOTOMA ke depan,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan penampilan dance kontemporer serta persembahan lagu dari anggota dan anak-anak BOTOMA, yang menjadi penutup meriah seluruh rangkaian kegiatan. (SC-JT)

Exit mobile version