Site icon SUMUTCYBER.COM

Diduga Jadi Korban Begal di Jembatan Lae Renun, Pengendara Alami Luka dan Uang Raib

Dairi – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Dairi. Seorang pengendara sepeda motor bermarga Girsang diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Jembatan Lae Renun, Kecamatan Sumbul, Rabu malam (6/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga setelah korban tiba di sekitar permukiman dalam kondisi lemah dan mengalami luka-luka. Kepada warga, korban mengaku menjadi sasaran aksi begal saat melintas di jalur Jembatan Lae Renun, yang merupakan salah satu akses penghubung antarwilayah di Kabupaten Dairi.

Warga yang melihat kondisi korban langsung memberikan pertolongan darurat sebelum membawanya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Dari informasi yang beredar, korban mengalami luka di bagian wajah yang diduga akibat tindak kekerasan saat kejadian berlangsung.

Selain mengalami luka, korban juga dikabarkan kehilangan uang tunai dalam jumlah besar. Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, uang sekitar Rp300 juta yang dibawa korban diduga raib dibawa kabur pelaku. Sementara itu, sepeda motor milik korban dilaporkan telah ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Insiden tersebut dengan cepat menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kejadian itu tersebar luas di media sosial, khususnya Facebook. Sejumlah warga mengaku resah dan khawatir karena lokasi kejadian merupakan jalur yang cukup sering dilalui masyarakat, terutama pada malam hari.

Warga setempat menyebutkan, kawasan Jembatan Lae Renun masih memiliki penerangan yang minim di beberapa titik sehingga dinilai rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Kondisi itu dinilai meningkatkan risiko tindak kriminal, terutama saat aktivitas masyarakat mulai berkurang pada malam hari.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian, identitas korban secara detail, maupun jumlah pelaku yang diduga terlibat. Namun, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku. (SC-Romi)

Exit mobile version