Dengan Program Jkn, Fahira Atasi Masalah Kesehatan Mata Dengan Tenang

Fahira Salsabilla. (Ist)

Medan – Salah satu manfaat pelayanan kesehatan yang akan diterima oleh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah pemeriksaan mata dan mendapatkan kacamata gratis.

Fahira Salsabilla (21) merupakan peserta BPJS Kesehatan yang menerima pengobatan pada mata kirinya usai mengalami sebuah kecelakaan kecil dimana mata kirinya terbentur benda keras yang mengakibatkan munculnya permasalahan-permasalahan mata lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketika ditemui di kediamannya pada Kamis (18/04), Fahira menyampaikan jika setelah kejadian tersebut matanya mengalami rabun jauh di kedua matanya yang tergolong parah. Ia menceritakan bahwa kondisi matanya tidak terfokus sehingga menghasilkan penglihatan yang tidak jelas atau yang biasanya dikenal sebagai mata silindris.

“Kejadian tersebut membuat saya harus rutin melakukan pemeriksaan mata dan menggunakan kacamata setiap saat. Sebagai peserta BPJS Kesehatan, saya memanfaatkan hak saya dengan selalu menggunakannya setiap kali saya akan melakukan pemeriksaan dan ternyata pengalaman berobat mata untuk mendapatkan kacamata pakai BPJS Kesehatan tidak sesulit yang saya bayangkan. Dimulai dari proses awal sampai akhir semuanya lancar dan selesai hanya dalam hitungan jam,” ucap Fahira.

Selanjutnya, Fahira juga merasa lega karena dapat mengatasi masalah kesehatan mata miliknya dengan mudah dan tanpa harus memikirkan biaya yang besar. Pengalaman ini juga mengingatkannya akan pentingnya memiliki akses yang mudah dan terjangkau ke layanan kesehatan, terutama untuk kondisi yang memengaruhi kualitas hidup sehari-hari seperti masalah mata. Dengan BPJS Kesehatan, ia merasa memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap kesehatan tanpa harus khawatir tentang biaya yang membengkak.

“Selain itu, proses ini juga memberi saya kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter mata yang profesional dan berpengalaman. Mereka memberikan penjelasan yang jelas tentang kondisi mata saya dan membantu untuk memilih kacamata yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Kemudian saya juga diinformasikan terkait berapa jumlah subsidi dana yang bisa didapat. Saya kebetulan kelas satu jadinya saya menerima sebesar tiga ratus ribu rupiah,” jelas Fahira.

Fahira yang termasuk kategori generasi muda tersebut, telah menggunakan Aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan setiap kali ia melakukan pemeriksaan mata. Fahira menyampaikan jika fitur yang sering ia gunakan adalah pengambilan nomor antrean secara online. Sebagai mahasiswa yang memiliki jadwal padat, dengan adanya fitur tersebut Fahira mampu mengatur jadwal kegiatannya dengan lebih efektif.

“Pengalaman saya begitu saya sampai di rumah sakit tempat saya biasa berobat, biasanya tidak perlu menunggu lebih lama. Prosesnya selalu tanpa hambatan dan lancar. Mendapatkan obat dari resep juga selalu tersedia dia farmasi membuat saya tidak perlu mencari di luar lagi,” ucap Fahira.

Dengan mendapatkan kacamata dan pemerikasaan mata rutin, Fahira merasakan perubahan positif dalam kualitas penglihatannya sehari-hari. Hal tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanannya dalam melakukan berbagai aktivitas, tetapi juga meningkatkan produktivitas. Fahira mengakui jika ia merasa lebih percaya diri dan nyaman dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari, seperti membaca, menulis, atau menggunakan komputer.

“Secara keseluruhan, pengalaman berobat mata dengan BPJS Kesehatan telah memberi saya banyak manfaat dan pengalaman positif. Saya merasa terbantu dan dilayani dengan baik oleh petugas kesehatan yang sudah sangat ahli dalam bidangnya, serta mendapatkan akses yang mudah dan terjangkau ke layanan kesehatan mata yang berkualitas. Saya berharap pengalaman ini juga dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk menjaga kesehatan mata mereka dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia oleh BPJS Kesehatan dengan baik,” tutup Fahira. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *