Site icon SUMUTCYBER.COM

Daya Beli Melemah, Warga Toba Nantikan Pasar Murah

Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, selaku Pembina pada Apel Gabungan ASN. (Ist)

Toba – Kemarau berkepanjangan, mengakibatkan rusaknya berbagai tanaman pertanian, hingga gagal panen melanda kabupaten Toba.
Kondisi ini membuat melemahnya daya beli masyarakat di sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Toba.

Lidia Hutapea, warga Kecamatan Laguboti mengalami hal ini.
Ia mengungkapkan, tanaman jagung dan tanaman palawija miliknya gagal panen akibat kemarau. “Kondisi ini, juga dialami sebagian besar masyarakat petani,” sambung Lidia saat berbelanja di pasar Laguboti, Senin (21/7/2025).

Lidia berharap, pemerintah sudah saatnya hadir memberikan solusi untuk penguatan ekonomi masyarakat. “Misalnya penyaluran bantuan pangan dan pasar murah yang menyajikan bahan pokok terutama beras, yang saat ini harganya meroket,” sarannya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar pemerintah hadir menyalurkan bantuan bibit, terutama bibit jagung yang kebanyakan gagal panen saat ini, sehingga dapat membantu masyarakat saat musim tanam berikutnya.

Melemahnya daya beli masyarakat, diamini sejumlah pedagang di pasar-pasar tradisional di wilayah Toba, salahsatunya Santi, pedagang Sembako di Pasar Laguboti.

Sebelumnya, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus mengungkapkan bahwa dampak kemarau panjang, turut menjadi perhatian Pemkab Toba.

Beberapa strategi sudah disiapkan diantaranya penyaluran bantuan pangan beras dan pasar murah. Namun, penyalurannya masih dalam tahap penjadwalan, kata Wabup selaku Pembina pada Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Toba, Senin kemarin. (SC-JT)

Exit mobile version