Site icon Sumutcyber.com

Cegah Konflik, Pemkab Dairi Gelar Pertemuan Bahas Solusi Bersama

Dairi – Menyusul adanya kelompok masyarakat yang pro dan kontra terhadap keberadaan PT Gruti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mengambil langkah cepat dengan menggelar pertemuan dan mediasi untuk mencari solusi bersama di Ruang Rapat Bupati, Kamis (13/11/2025).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, dan dihadiri unsur Forkopimda, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, perwakilan Dandim 0206/Dairi M. Tambunan, Kasi Intel Kejari Gerry Gultom, Wakil Ketua DPRD Dairi Wanseptember Situmorang, serta sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menyampaikan masukan dan pandangan terkait situasi yang terjadi. Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan pentingnya menyampaikan aspirasi sesuai aturan hukum yang berlaku agar situasi tetap kondusif.

“Kami dari pemerintah tidak tinggal diam. Pertemuan ini adalah langkah kita mencari solusi terbaik. Kami mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi. Menyampaikan aspirasi itu baik, tetapi harus sesuai aturan agar tidak timbul anarkisme. Jangan mudah termakan isu-isu yang menyesatkan, karena yang rugi justru masyarakat sendiri,” ujar Wahyu.

Ia juga berharap masyarakat Desa Parbuluan VI dan sekitarnya dapat kembali menjaga keamanan dan ketertiban. “Mari bersama-sama selesaikan masalah ini agar aktivitas masyarakat kembali normal. Kita ciptakan kampung yang aman dan damai,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan mengajak semua pihak yang berselisih untuk kembali bersatu dan mengedepankan kearifan lokal dalam penyelesaian masalah. “Jangan terpecah. Kita bisa gunakan cara-cara kearifan lokal seperti mangalahat horbo agar situasi segera pulih. Kalau sudah ada solusi terbaik, segera jalankan,” ujarnya.

Dari pihak legislatif, Wakil Ketua DPRD Dairi Wanseptember Situmorang menekankan pentingnya duduk bersama antara pihak yang pro dan kontra. Ia juga menyoroti peran tokoh agama sebagai penengah agar persoalan tidak berlarut-larut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Kaban Kesbangpol Hotmaida Butar-butar, Kadis PMD Simon Tonny Malau, Kabag Hukum Arjun Nainggolan, Kabag Tapem Juliawan Rajagukguk, Camat Parbuluan Landong Napitu, serta anggota DPRD Dairi di antaranya Hendra Sinaga, Joel Simanullang, Batara Sinaga, Jogia Simarmata, Halim Lumban Batu, dan Abdul Gafur Simatupang. Hadir pula Kepala Desa Parbuluan VI Parasian Nadeak, Pastor Paroki Simallopuk, dan sejumlah warga. (SC-Romi)

Exit mobile version