Dairi – Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menerima kunjungan perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap implementasi program kependudukan dan pembangunan keluarga berkelanjutan.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) tersebut turut membahas penguatan Program Strategis Nasional melalui Bangga Kencana, yang difokuskan pada percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas di Kabupaten Dairi.
Hadir dalam pertemuan itu Plt. Sekretaris BKKBN Provsu, Syamsu Rizal Lubis beserta jajaran. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Dairi, tampak Staf Ahli Bupati dr. Ruspal Simarmata serta Kepala Dinas P3AP2KB dr. Nita Sitohang.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran BKKBN memaparkan lima program unggulan (quick win), yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta Super Apps Keluarga.
Kepala Dinas P3AP2KB, dr. Nita Sitohang, menyampaikan bahwa Kabupaten Dairi telah lebih dahulu mengimplementasikan tiga dari lima program tersebut, yakni GENTING, GATI, dan SIDAYA.
“Ketiga program ini telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas peran keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Dairi saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan program TAMASYA yang berfokus pada pengasuhan anak berkualitas dan penuh kasih sayang sebagai fondasi penting pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
Sementara itu, Bupati Vickner Sinaga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh seluruh program strategis BKKBN. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BKKBN menjadi langkah penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kabupaten Dairi.
“Saya sangat mendukung implementasi seluruh program ini. Kita ingin memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya penyajian data yang akurat dalam pelaksanaan setiap program. Menurutnya, seluruh capaian harus berbasis data valid agar dapat dievaluasi secara terukur.
“Kita ingin semua program ini berbasis data. Dengan demikian, kita bisa melihat capaian yang sudah diraih sekaligus mengidentifikasi tantangan ke depan,” tambahnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pelaksanaan program Bangga Kencana di Kabupaten Dairi semakin optimal, sehingga mampu mempercepat penurunan stunting serta memperkuat pembangunan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing. (SC-Romi)

