Site icon SUMUTCYBER.COM

BMKG: Sumatera Utara Berpotensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan prospek cuaca mingguan di Sumatera Utara periode 13–20 April 2026 masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Berdasarkan data pengamatan, curah hujan lebat hingga sangat lebat telah terjadi di sejumlah wilayah. Pada 7 April, tercatat 103,2 mm di Bahorok, Kabupaten Langkat. Kemudian 8 April, 74,4 mm di Lubuk Barumun (Padang Lawas) dan 130 mm di Kualuh Selatan (Labuhanbatu Utara).

Selanjutnya pada 9 April, tercatat 91,9 mm di BBMKG Wilayah I dan 57,6 mm di PDAM Sunggal (Kota Medan). Hujan juga terjadi di Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun sebesar 88 mm, serta 10 April di Merek, Kabupaten Karo mencapai 61,6 mm.

Curah hujan tersebut dipicu oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3 (Samudera Hindia), serta adanya belokan angin dan pertemuan massa udara di wilayah Sumatera Utara. Kondisi ini mendorong pertumbuhan awan hujan jenis cumulonimbus dalam skala cukup besar.

Selain itu, pemanasan pada siang hari yang cukup intens turut memperkuat proses pembentukan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan.

Untuk sepekan ke depan, kondisi cuaca masih dipengaruhi dinamika atmosfer baik skala regional maupun lokal. Secara regional, MJO diperkirakan masih melintasi sebagian wilayah Sumatera, disertai adanya daerah konvergensi dan belokan angin.

Sementara pada skala lokal, labilitas atmosfer terpantau cukup kuat dan turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif.

Secara umum, cuaca di Sumatera Utara didominasi hujan ringan hingga lebat. Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Langkat, Medan, Deli Serdang, Binjai, Batubara, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Pematang Siantar, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Simalungun, Toba, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Gunungsitoli, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padangsidimpuan, Sibolga, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Perubahan cuaca yang dinamis perlu menjadi perhatian dalam merencanakan aktivitas.

Masyarakat juga diingatkan untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial. (SC03)

Exit mobile version