Site icon SUMUTCYBER.COM

BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumut Sepekan ke Depan

Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Balai Besar Wilayah I memprediksi wilayah Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dalam periode 11–18 Mei 2026.

Dalam prospek cuaca mingguan yang dirilis di Medan, Senin (11/5), BMKG menjelaskan aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) serta pemanasan udara yang cukup kuat di permukaan pada siang hari menyebabkan atmosfer menjadi labil dan memicu pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, adanya daerah pertemuan angin atau konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Pantai Barat hingga Pantai Timur Sumatera Utara turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari terakhir.

BMKG mencatat sejumlah wilayah telah mengalami hujan dengan intensitas tinggi. Pada 7 Mei 2026, curah hujan tertinggi tercatat di ARG Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan mencapai 82,3 mm dan ARG MereK sebesar 66,6 mm. Kemudian pada 8 Mei, Stasiun BBMKG Wilayah I mencatat curah hujan 66 mm.

Sementara pada 10 Mei 2026, hujan lebat juga tercatat di Pos Hujan Kwala Nibung, Kabupaten Langkat sebesar 149 mm, Pos Hujan Kebun Pabatu, Kabupaten Serdang Bedagai 105 mm, Pos Hujan Kebun Rambutan, Kota Tebing Tinggi 67 mm, serta AAWS Batubara sebesar 64,8 mm.

BMKG memperkirakan cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi hujan ringan hingga sangat lebat. Kondisi tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Daerah yang perlu mewaspadai peningkatan curah hujan antara lain Kabupaten Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Karo, Pakpak Bharat, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Simalungun, Toba, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Gunung Sitoli, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Sibolga, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal.

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui kanal informasi BMKG. (SC03)

Exit mobile version