Sepekan Ke Depan, Sejumlah Wilayah Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada periode 26 Oktober hingga 2 November 2026.

Berdasarkan prospek cuaca mingguan yang diterbitkan Tim Meteorology Early Warning System Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, kondisi atmosfer dalam sepekan ke depan mendukung pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Sumut.

Dinamika atmosfer tersebut dipengaruhi Bibit Siklon Tropis 98B di Teluk Benggala yang membentuk garis geser angin (shearline) dan daerah konvergensi dari pantai barat hingga lereng timur Sumatera Utara.

Kondisi ini diperkuat oleh aktifnya gelombang atmosfer serta tingginya labilitas atmosfer yang berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif. Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal, terutama pada siang hingga malam hari.

BMKG menyebutkan, cuaca di Sumatera Utara selama sepekan ke depan umumnya didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, serta Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.

Curah Hujan Tinggi Terjadi di Sejumlah Daerah

Dalam laporan tersebut, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah Sumut mengalami hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Pada 19 Oktober 2026, Pos Hujan BPK Binanga di Kabupaten Padang Lawas mencatat curah hujan 110 milimeter. Sehari berikutnya, Stasiun Meteorologi Binaka di Kabupaten Nias mencatat 56,5 milimeter.

Selanjutnya, Pos Hujan Sosopan di Kabupaten Padang Lawas mencatat curah hujan 74,3 milimeter pada 21 Oktober, sedangkan ARG Tiga Binanga di Kabupaten Karo mencatat 54,8 milimeter pada 23 Oktober 2026.

Curah hujan tertinggi dalam catatan tersebut mencapai 115 milimeter pada 24 Oktober 2026, berdasarkan pengukuran di Pos Hujan Aek Pamingke, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sementara itu, pada 25 Oktober 2026, Pos Hujan Cempa di Kabupaten Langkat mencatat curah hujan 80 milimeter.

Masyarakat Diminta Waspada

Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipasi supaya aktivitas sehari-hari tetap berlangsung aman.

Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi cuaca resmi dari BMKG serta tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak resmi.

Kepala daerah turut diimbau berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun media sosial @infobmkgsumut atau menghubungi layanan informasi BBMKG Wilayah I Medan di nomor 0821-6804-3653 maupun melalui email bbmkg1@bmkg.go.id.

Prospek cuaca mingguan tersebut diterbitkan di Medan pada 26 Oktober 2026 oleh Tim Meteorology Early Warning System. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *