Toba – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Toba mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan. Masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela rumah, menggunakan masker, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr. Preddi Seventy Sibarani, menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
Menurut Preddi, pihaknya telah melakukan langkah-langkah kewaspadaan sejak munculnya dampak cuaca ekstrem berupa paparan abu vulkanik beberapa waktu lalu hingga kondisi kabut asap yang terjadi saat ini.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara kurang baik. Masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan, batuk, sesak napas, iritasi mata, maupun gejala lainnya.
“Kami pastikan seluruh fasilitas kesehatan akan selalu memberikan pelayanan. Ini menyangkut kesehatan kita bersama,” ujar Preddi.
Selain itu, Dinkes Toba mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, hutan, maupun lahan karena dapat menambah kepulan asap dan memperburuk kualitas udara.
Preddi mengatakan, kualitas udara di wilayah Sumatera Utara saat ini tergolong kurang sehat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan.
“Mari bersama-sama melaksanakan tips upaya pencegahan yang kami sampaikan demi kesehatan kita bersama,” imbuhnya. (SC-JT)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















