Medan – Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia mewisuda lulusan Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Griya Benn Convention Hall, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 30 persen lulusan pada periode ini tercatat telah bekerja sesuai bidang kompetensinya bahkan sebelum mengikuti prosesi wisuda.
Rektor USM-Indonesia, Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
“Gelar akademik yang diraih tidak hanya merepresentasikan capaian intelektual, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus mengembangkan kompetensi, menghasilkan inovasi, serta memberikan kontribusi yang konstruktif bagi masyarakat, bangsa, dan kemajuan peradaban,” ujarnya.
Lulusan yang mengikuti wisuda berasal dari berbagai daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Barat, dan Banten. Dengan bertambahnya lulusan pada periode ini, jumlah alumni USM-Indonesia kini mencapai 17.549 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan sejumlah negara.
Ivan menjelaskan, USM-Indonesia terus mengembangkan karakter mahasiswa melalui nilai-nilai STRONG yang mencakup spiritualisme, intelektualisme, profesionalisme, nasionalisme, dan globalisme. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan untuk menghadapi perubahan dan tantangan global.
Selain fokus pada kualitas lulusan, USM-Indonesia juga terus memperkuat mutu pendidikan. Saat ini kampus tersebut telah terakreditasi Baik Sekali dengan 25 program studi yang terdiri dari lima program diploma, 14 program sarjana, tiga program profesi, dan tiga program magister. Tiga program studi telah meraih akreditasi Unggul, yakni S2 Kesehatan Masyarakat, S1 Kesehatan Masyarakat, dan S1 Ilmu Komunikasi.
Dalam bidang pembelajaran, USM-Indonesia dipercaya oleh Perpustakaan Nasional dan Kemendikti Saintek untuk menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi yang melibatkan 80 mahasiswa di 11 perpustakaan desa di Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, lima mahasiswa Program Studi Kimia saat ini menjalankan riset di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
USM-Indonesia juga memperluas kerja sama internasional dengan menerima 25 mahasiswa asal Timor Leste sejak Tahun Akademik 2024/2025. Delapan di antaranya mengikuti wisuda pada periode kali ini.
Di bidang penelitian, USM-Indonesia memperoleh 41 hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikti Saintek. Hibah tersebut mencakup penelitian fundamental, penelitian prototipe, penelitian dosen pemula, pemberdayaan kemitraan masyarakat, program mahasiswa, hingga bantuan publikasi jurnal bereputasi.
Sementara itu, mahasiswa USM-Indonesia juga mencatatkan berbagai prestasi, mulai dari 25 prestasi di bidang seni dan budaya, delapan prestasi olahraga, pendanaan Program Mahasiswa Wirausaha, hibah Mahasiswa Peduli Bencana, hibah Unit Layanan Disabilitas, hingga keberhasilan satu tim lolos ke tingkat nasional dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia.
Untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, USM-Indonesia telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 120 institusi di dalam dan luar negeri. Mitra tersebut meliputi kementerian dan lembaga negara, pemerintah daerah, rumah sakit, organisasi profesi, perguruan tinggi, serta dunia usaha dan industri.
Turut hadir dalam kegiatan wisuda tersebut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., serta Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan yang juga Konsul Kehormatan Korea Selatan, Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M.













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















