Medan – Federasi SAVATE Sumatera Utara (FSI Sumut) resmi mendaftarkan cabang olahraga beladiri SAVATE ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. Pendaftaran tersebut dilakukan bersamaan dengan audiensi di Kantor KONI Sumut pada Jumat (12/12/2025).
Pendaftaran ini merupakan tindak lanjut dari bergabungnya Federasi Savate Indonesia ke KONI Pusat pada 6 September 2025. Dengan langkah tersebut, SAVATE Sumut menegaskan kesiapan untuk menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Utara.
Dalam audiensi tersebut, Ketua FSI Sumut Rockyando Siahaan diterima langsung oleh Wakil Ketua III KONI Sumut, Irwan Pulungan. Rockyando berharap SAVATE Sumut dapat segera bergabung secara resmi di KONI Sumut agar dapat berkolaborasi dalam pembinaan atlet, khususnya atlet tarung (combat sport).
FSI Resmi Jadi Anggota KONI Sumut
“Sumatera Utara merupakan gudang pencetak atlet petarung, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami berharap SAVATE Sumut dapat menjadi wadah bagi para fighter untuk menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah,” ujar Rockyando.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini SAVATE Sumut telah berkembang di 17 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan minat masyarakat terhadap olahraga beladiri tarung.
“Ini membuktikan bahwa minat masyarakat Sumatera Utara terhadap olahraga combat sangat tinggi,” tambahnya.
Rockyando menjelaskan, SAVATE merupakan olahraga beladiri asal Prancis yang telah terdaftar di KONI sejak 2025 dan National Olympic Committee (NOC) sejak 2023. Dalam pertandingannya, SAVATE terbagi ke dalam tiga kategori, yakni combat dengan penggunaan kekuatan penuh, assault yang mengedepankan teknik dengan kontrol kekuatan, serta cane yang menggunakan alat pukul berupa tongkat.
“SAVATE pernah dipertandingkan pada Olimpiade Musim Panas 1924. Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah 5th Asian Championship tahun 2024 yang diikuti oleh 10 negara Asia,” jelasnya.
Selain itu, SAVATE juga telah dipertandingkan pada ajang AIMAG (Asian Indoor and Martial Arts Games) serta WCG (World Combat Games). Ia berharap ke depan SAVATE dapat masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON beladiri dan secara resmi tampil pada PON 2028 mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus FSI Sumut, di antaranya Zackaria MSF (Ketua Harian), Ucok Siahaan (Sekretaris), Ahmad Sani (Bendahara), Suroto (Bidang Pembinaan Prestasi), serta Markus dan Junilawati dari bidang perwasitan. (SC05)
![]()






















