Minahasa Utara – Aksi seorang pria diketahui bernama Abdul Rahman Agu saat menggendong seorang anak kecil di tengah laut ketika insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona VA di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025), viral di media sosial (Medsos). Aksi Abdul Rahman Agu yang juga penumpang dari kapal naas tersebut menuai pujian dari netizen.
“Nak kalau besar nanti kamu harus cari om ini yang sudah menyelamatkan nyawamu 🥰✨
Masyallah kalau dilihat videonya pasti sangat lelah sekali menggendong anak dengan keadaan capek, nafas sesak, laut yang dalam, ombak yang gak begitu tenang, mungkin kalau kita di posisi lelaki pahlawan ini pasti kita gak sanggup apalagi ini bukan anak kandung kita, untung ada orang baik yang rela menggendong anak ini sampe ada pertolongan datang
Masyallah semoga keduanya sehat selalu & Allah mengangkat derajatnya semua,” tulis akun FB Greenpakma Zaari.
“Alhamdulillah selamat yah. Semoga Allah membalas budi kebaikanmu pahlawan kemanusiaan,” tulis Sav Buamona sembari memposting foto kolase Abdul Rahman Agu yang sedang menggendong anak kecil dan keluarga anak tersebut.
“Abdul Rahman Agu disaat berusaha menyelamatkan dirinya , masih bisa memberikan pertolongan kpd seorang ibu memgambil anaknya ntk dia yg mengendong dan menenangkan hati ibu yg memikirkan anak 1 nya lagi.dan juga berusaha menghibur anak yg dia gendong agar tdk menangis Terimakasih bapak Abdul Rahman Agu.
Foto termahal di tahun 2025 !!!,” tulis Sulawesi Utara Community.
Dalam akun Facebooknya, Abdul Rahman Agu memposting isi WhatsApp dirinya dengan orang tua dari anak yang diselamatkannya. “Pagi ini keluarga Ade yg saya tolong chatting lewat wa,, memberikan ucapan terimakasih. Pembuka keharuan hati di pagi ini,” tulisnya.
Sebelumnya, kebakaran kapal tersebut menelan korban jiwa. Dari total penumpang yang berada di kapal, tercatat 5 orang meninggal dunia dan 295 orang berhasil diselamatkan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.50 WITA saat kapal berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud menuju Manado. Api mulai berkobar saat kapal berada di sekitar perairan Talise, memicu kepanikan dan membuat sebagian penumpang melompat ke laut.
Sejumlah kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan awal sebelum tim SAR gabungan tiba. TNI juga bergerak cepat dengan mengerahkan 4 RIB dari Bekangdam XIII/Merdeka, prajurit Satdik-4 Kodiklatal yang sedang latihan di dekat lokasi, serta dua kapal perang, KRI Pari-849 dan KAL Tedung Selar.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan duka cita atas korban jiwa dan menegaskan komitmen TNI dalam operasi kemanusiaan. “TNI akan selalu hadir di tengah rakyat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya di Jakarta, dilansir dari laman tni.mil.id, Senin (21/7/2025).
Korban luka-luka telah dievakuasi ke RSUP Kandou Manado dan sejumlah rumah sakit di Sulawesi Utara. Proses evakuasi dilakukan di Pelabuhan Munte dan Dermaga Bakamla Serei. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyisiran, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.
TNI mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari otoritas terkait. (SC03)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















