Sumutcyber.com, Langkat – Puluhan ibu rumah tangga beserta anggota Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia dan Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, menggelar aksi damai dengan menduduki pintu masuk pabrik PT Mulia Tani Jaya (MTJ).
Akibat aksi tersebut, pabrik sawit PT Mulia Tani Jaya terhambat untuk pengolahan Tandan Buah Sawit (TBS) di pabrik. Hal tersebut disampaikan Husin selaku pemilik Pabrik kepada para awak media saat dilokasi, Kamis (11/8/2022)
Husin mengatakan, untuk bongkar muat TBS sedikit terhambat dikarenakan adanya aksi tersebut. Namun untuk produksi masih ada stok dan untuk tandan buah sawit yang masuk dipabrik relatif, berkisar 700-800 Ton perhari.
“Harapan-nya, mereka (F-SPTI – K-SPSI) di Kecamatan Padang tualang terkhususnya di Kelurahan Tanjung Selamat bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini, agar tidak ada lagi hal-hal seperti ini,” harap Husin dengan singkat.
Ditempat yang sama Arif selaku Humas PT Mulia Tani Jaya juga menyampaikan, otomatis akibat adanya aksi damai F-SPTI – K-SPSI terkait bongkar muat tersebut, mobil muatan tidak bisa keluar masuk dan produksi di pabrik pasti berkurang.
“Dikarenakan adanya aksi itu, produksi pabrik berkurang berkisar tujuh puluh persen,” terangnya.
Arif juga menayampaikan, disela aksi damai tersebut pemilik perusahaan menggelar mediasi disalasatu ruangan di area pabrik dan memanggil perwakilan warga. Dari hasil mediasi, besok akan gelar rapat kembali di Kantor Camat dan sore hari ini pabrik sudah kembali berjalan normal.
“Kami selaku PT Mulya Tani Jaya, musyawaralah SPSI kedua belapihak dan apa yang sudah menjadi kesepakatan antara kedua belah pihak, baru sampaikan kepihak perusahaan agar tidak ada kesalapahaman nantinya,” ketus Humas MTJ
Aksi Damai
Sebelumnya Pantauan Sumutcyber.com dilokasi, terlihat puluhan ibu rumah tangga beserta anggota Pimpinan Unit Kerja (PUK) F-SPTI – K-SPSI Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang menggelar aksi damai di depan pintu masuk pabrik MTJ dengan cara duduk bersama.
Disela aksi damai itu, Turban Sitorus selaku ketua bidang OKK F.SPTI – K.SPSI Kabupaten Langkat meminta kepada perusahaan agar menjalankan amanah daripada keputusan Menteri tenaga kerja. Tentang siapa yang sah dan ilegal yang boleh beroperasi bongkar muat dari serikat pekerja.
“Dan sampai saat ini pabrik tersebut belum bisa menerima keberadaan, maka sebab itu kami dari pengurus mempertanyakan hal tersebut,” ucap Turban. (SC-TPA)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















