DaerahHeadlineUmum

Simeulue Diguncang 3 Kali Gempa Bumi Hingga 5,3 SR

Sumutcyber.com, Aceh – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Provinsi Aceh, Minggu (27/1) siang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Simeulue, Aceh dengan kekuatan cukup besar, bahkan hingga sebanyak tiga kali.

“Siang ini, gempa bumi terjadi di Kabupaten Simeulue, Aceh sebanyak tiga kali,” ungkap Kabid Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Syahnan kepada wartawan.

Syahnan menyampaikan, gempa bumi pertama terjadi dengan kekuatan M=5.3 SR pada pukul 11.36 WIB. Gempa ini terjadi pada koordinat episenter 1.62 LU dan 94.76 BT, atau 180 km arah Barat Daya Simeulue pada kedalaman 10 Km.

Sedangkan gempa bumi kedua, sambungnya, terjadi dengan kekuatan M=5.1 SR pada pukul 11.37 WIB. Gempa tersebut terjadi di koordinator episenter 1.91 LU dan 95.59 BT atau berada di laut tepatnya 94 km aragh Barat Daya, Simeulue di kedalaman 10 Km.

Sementara gempa bumi ketiga, lanjutnya, terjadi dengan kekuatan M=4.4 SR pada pukul 12.12 WIB. Gempa ini terjadi pada koordinat episenter 1.41 LU dan 95.16 BT atau berada di laut tepatnya 180 km arah Barat Daya Simeulue di kedalaman 10 Km.

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.

Sebelumnya, wilayah Kabupaten Aceh Singkil juga diguncang oleh gempa bumi tektonik, Sabtu (26/1) pukul 23.36 WIB. Kepala BBMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan menyampaikan, berdasarkan hasil analisis, gempa ini memiliki kekuatan Mag= 4.7 SR.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.04 LU dan 97.86 BT, atau berlokasi di laut pada jarak 35 km arah Barat Daya Kabupaten Aceh Singkil, pada kedalaman 10 Km,” ungkapnya.

Edison menjelaskan, jika diperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Singkil ini, merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake). Dimana gempa ini terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.

“Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Singkil dan Gunung Sitoli dengab skala II-III MMI. Namun hasil pemodelan menunjukkan, bahwa gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. (EC)

Facebook Comments
Tags

Berita Terkait