Menu

Imigran Bangladesh Yang Diamankan Kemarin, Korban Penipuan

  Dibaca : 39 kali
Imigran Bangladesh Yang Diamankan Kemarin, Korban Penipuan
Para Imigran asal Bangladesh saat diberangkatkan ke Rumah Detensi Imigrasi Medan (Rudenim) Belawan. Sumutcyber/Ist

Sumutcyber.com, Medan – Kantor Imigrasi Kelas 1 Medan menyebut, ratusan Imigran Bangladesh yang diamankan dari Ruko di Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/2) malam, merupakan korban penipuan.

“Mereka ini korban penipuan, jadi untuk tindakannya yang kita lakukan adalah deportasi,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Medan Fery Monang Sihite Jum’at (8/2/2019).

Hingga kini, Kantor Imigrasi Kelas 1 Medan terus melakukan pendataan terhadap ratusan Imigran asal Bangladesh. Dari data terbaru Imigrasi Medan, ada 286 imigran asal Bangladesh yang berhasil diamankan dari ruko itu.

Fery menuturkan, para imigran berkeinginan kembali ke negaranya setelah mereka tahu telah ditipu seseorang yang akan memperkerjakan mereka di Malaysia. “Kita akan melakukan pemetaan permasalahan ini, supaya tidak terulang kejadian serupa,” kata Fery.

Saat ini, kata Fery, Imigrasi Medan masih mendalami kasus tersebut. Pelaku yang membawa mereka, lari setelah aksinya terungkap. “Kita akan lakukan kajian terhadap pola-pola pelaku merekrut mereka, jangan sampai Medan dijadikan sebagai tempat transit mereka menuju negara tetangga,” kata Fery.

Sampai saat ini para imigran asal Bangladesh ini masih di tempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Medan (Rudenim) Belawan, karena kantor Imigrasi Medan tidak dapat menampung mereka.

Kedepan akan segera dilakukan proses deportasi terhadap mereka. “Untuk mendeportasi mereka, kami harus berkoordinasi dengan kedutaan Bangladesh dan pimpinan yang dipusat,” ujar Fery.

Kata Fery, ratusan imigran yang tinggal di Ruko, waktu tibanya di Medan bervariasi, mereka datang berangsur angsur. “Ada yang baru lima hari dan sebagainya. Paling tidak sejauh ini data dari mereka sudah kami kantongi, semoga proses deportasinya nanti tidak memakan waktu berbulan – bulan,” ujarnya. (RC)

Facebook Comments
Editor:
KOMENTAR

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional