HeadlineKriminal

Rumah Produksi Ekstasi Di Medan Digerebek, 400 Ekstasi Diamankan

Sumutcyber.com, Medan – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara bersama tim Polda Sumut melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang berada di Jalan Pukat VIII, Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (24/1/2019) malam.

Pada panggerebekan itu, tim BNN berhasil mengamankan barang bukti 400 ekstasi siap edar, mesin alat pembuat ekstasi yang mampu memproduksi ekstasi 1000 butir perhari, sekaligus mengamankan pelaku yakni Gun dan IKS, keduanya di duga pembuat dan pemesan ekstasi.

“Kita lakukan penggerebekan dan menemukan barang bukti alat cetak, narkotika jenis ekstasi dan bahan pembuatannya dari dalam rumah,” kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen. Arman Depari di lokasi kejadian.

Penggerebekan ini katanya dilakukan berdasarkan pengembangan kasus 2018 lalu yakni penangkapan Seorang gembong ekstasi berinisial RB (DPO) berhasil kabur dari petugas.

Saat penemuan barang bukti, dijelaskan Arman, secara sepintas bahan yang digunakan merupakan bahan yang diimpor dari luar negeri. “Paling tidak ada 4 bahan dari luar negeri seperti prekursor, ini akan kita telusuri,” ucapnya

Arman mengatakan, para tersangka dalam setahun ini, terus memproduksi ekstasi. ” Namun tidak secara terus menerus, melainkan sesuai dengan pesanan,” ujar Arman

Dalam aksinya, pelaku juga dikenal lihat berkamuflase untuk menghindari kecurigaan polisi, mereka mengelabui petugas dengan menempatkan industrinya di pemukiman padat penduduk. Sehingga tidak ada yang mencurigainya, begitu pun pihak keluarga
terkesan menutup-nutupi.

“BNN juga akan membawa anggota keluarga ke BNN Provinsi Sumut untuk menjalani pemeriksaan. Nanti akan kita lihat. Kalau mereka memang tahu, artinya mereka juga terlibat,” tandasnya.

Saat mencari bahan ekstasi, BNN kesulitan menemukan barang bukti, karena tersangka menyembunyikannya di dalam bumbu dapur.

“Tadi kita juga kesulitan, mencari barang bukti, karena di letakkan dalam bumbu dapur, serta tempatnya berantakan, kitamenggunakan anjing pelacak untuk menemukan barang bukti,” ungkapnya. (RC)

Facebook Comments
Tags