Kesehatan

RS Murni Teguh Wujudkan Kebahagiaan Pasutri Lewat Program Bayi Tabung

Biaya Program Bayi Tabung Rp39,5 Juta

Sumutcyber.com, Medan – Tim In Vitro Fertilisation (IVF) Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) berhasil mewujudkan kebahagiaan pasangan suami istri (Pasutri) Ruth Ryadika Ginting dan David Fransiskus Butar-butar, warga Medan.

Sebab, buah hati yang sudah dinanti-nanti kurang lebih 4 tahun itu, akhirnya lahir pada Jumat (8/2/2019) kemarin sore melalui program bayi tabung di RS Murni Teguh.

Kehadiran bayi mungil berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 3,13 kg itu menambah kebahagiaan pasangan tersebut. Kelahiran bayi cantik yang diberi nama Bianca Naureen Butar-butar (artinya gadis putih, kecil yang cantik berkat Tuhan) dibantu oleh Kepala IVF MTMH dr. JS Khoman, SpOG (K).

Adapun Tim In Vitro Fertilization (IVF) yang membantu program bayi tabung, yakni dr. JS Khoman, SpOG (K); Prof. dr. Delfi Lutan, SpOG (K), Msc; dr. Irwansyah Putra, SpOG, dan dr. Elizabeth Girsang, SpOG.

Owner RS Murni Teguh dr. Lily Mutiara, MHA, MKT mengaku bahagia dan bangga. Meski program bayi tabung baru dirintis sejak 1,5 tahun lalu, tapi sudah berhasil membantu pasangan yang sulit punya anak.

“Kalau bisa mencapai bayi yang sudah bisa lahir maka menjadi kebanggaan yang sangat besar. Karena ketekunan kita bisa menangani pasien-pasien yang harus bayi tabung dan pergi ke luar negeri, tapi sekarang bisa di Medan,” kata Owner RS Murni Teguh dr. Lily Mutiara, MHA, MKT kepada wartawan, Sabtu (9/2).

Dia juga menjelaskan, pasien yang ikut program bayi tabung harus didukung secara pengobatan, mentalitas, psikologi agar keberhasilan bisa tercapai. Sebab tingkat stres ibu yang ikut program bayi tabung lebih tinggi daripada ibu yang hamil biasa.

“Jika tidak disupport agar kepercayaan diri pasien tinggi, begitu mentality-nya maka hasilnya juga tercapai dengan baik,” ungkapnya Dirmed Dan Keperawatan dr. Jongkhai, Mars dan Dirum dan Operasional dr. Limenta.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Tim IVF yang sejak awal merintis dan meningkatkan pelayanan IVF serta memberikan edukasi kepada pasangan usia muda yang sulit memiliki anak.

“Awalnya banyak yang merasa anak akan datang sendiri. Tapi berkat edukasi kalau selain datang sendiri, tapi kadang kehadiran bayi juga harus dibantu usaha medical. Apalagi di dunia ini, ada sekitar 15 persen pasangan  yang susah hamil,” imbuhnya.

Biaya Rp39,5 Juta

Program bayi tabung nerupakan program tahap terakhir untuk memiliki bayi. Artinya, belum tentu yang susah hamil harus mengikuti program ini.

“Kita dulu pernah ada pasien, masih tahap inseminasi sudah berhasil. Kadang cuma diobati juga sudaj berhasil, jadi ada tahapannya untuk mengikuti program bayi tabung,” tuturnya sembari mengatakan, ada 38 centre di Indonesia yang sudah bisa menangani program bayi tabung.

Ditambahkannya, angka keberhasilan program bayi tabung cuma 30 sampai 35 persen. Jadi, support semua pihak perlu ditingkatkan agar keberhasilan bisa ditingkatkan. “Sekarang ini biaya program bayi tabung Rp39,5 juta kalau tidak ada penyakit penyerta lain-lain, dulu mencapai ratusan juta,” tambahnya. (EC)

Facebook Comments
Tags