Kesehatan

Program Bayi Tabung Tindakan Terakhir Untuk Miliki Anak

Sumutcyber.com, Medan – Kepala In Vitro Fertilisation (IVF) Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) dr. JS Khoman, SpOG (K) mengatakan, pasangan suami istri dengan keluhan belum memiliki anak meski sudah satu, dua atau 4 tahun menikah, tidak langsung serta merta ikut program bayi tabung.

Program bayi tabung merupakan tindakan terakhir yang diambil setelah pengobatan dan inseminasi tidak bisa dilakukan.

“Jadi tidak langsung menyarankan ikut program bayi tabung, kita dudukkan dulu masalahnya, apakah dipihak perempuan atau pria. Jadi satu persatu kita periksa sambil kita beri pengobatan,” imbuhnya.

Kalau pengobatan tahap pertama  tidak berhasil, maka Tim IVF tetap memberikan  pengobatan yang biasa seperti memberi nasehat, pengobatan untuk merangsang pematangan telur dan cara berhubungan.

“Kalau pada laki-laki kita langsung tahu usai periksa sperma, dan pada laki-laki lebih susah mengobatinya dan secara bertahap-tahap,” imbuhnya.

Sedangkan pada perempuan, lanjutnya, maka dilihat adalah siklus HAID teratur atau tidak teratur, indung telurnya apakah bisa keluar atau tidak keluar, salurannya tersumbat atau tidak tersumbat. “Kalau tersumbat, itu diarahkan bayi tabung. Kalau tidak tersumbat tetap melalui jalan biasa dengan makan obat atau inseminasi. Inseminasi ini pun keberhasilannya hanya 10 sampai 15 persen saja,” tambahnya. (EC)

Facebook Comments
Tags