Perkosa Pacar di Rumah Sekda
Share:

Rabu, 10 Maret 2010 | 11:42:56
LUBUKPAKAM,Sumutcyber-Para pejabat dan PNS di lingkungan Pemkab Deliserdang, Selasa (9/3) heboh, pasca tersiarnya kabar pemerkosaan seorang siswi SMA sebut saja Bunga, di rumah dinas Sekda DS, Azuar. Akibat perawannya direnggut paksa Bunga terpaksa dirawat inap.

Peristiwa tragis yang menimpa gadis 16 tahun dan masih duduk di kelas II salah satu SMA di Lubukpakam itu, terjadi Minggu (7/3) sekitar pukul 17.30 Wib. Pelakunya adalah pacarnya sendiri, S alias Dk (19). Bunga dicabuli paksa di kamar tidur rumah dinas yang tepat berada di depan Kantor Bupati DS.

Informasi dihimpun, sejak dua tahun belakangan, Bunga tinggal dengan neneknya di Lubukpakam. Siswi bertubuh langsing dan berkulit putih ini marantau dari Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, untuk mengecap pendidikan di bangku SMA.

Sejak empat bulan lalu, Bunga berpacaran dengan S alias Dk, pemuda asal Desa Jatisari, Lubukpakam. Sang pacar bekerja sebagai cleaning service di rumah dinas Wakil Bupati DS.

Pengakuan S alias Dk di hadapan petugas, Minggu sore itu, mereka janjian ketemu di sebuah wartel di Jalan Diponegoro, Lubukpakam. Tiba di sana, Dk lalu membonceng Bunga naik sepeda motornya.

Selama berkeliling dan singgah di beberapa tempat, pikiran kotor tiba-tiba muncul di benak Dk. Tanpa menunjukkan gelagat mencurigakan, Dk kembali membonceng Bunga berkeliling komplek perkantoran Pemkab DS.

Tiba di rumah dinas Sekda DS, Dk membawa sepeda motor masuk. Bunga pun digiringnya hingga ke salah satu kamar tidur paling belakang. Di sinilah Dk mulai melancarkan kata-kata rayuan agar mau berbuat mesum dengannya.

Penolakan Bunga, membuat Dk jadi beringas. Dk langsung main paksa dan berhasil mencabuli korban. Begitu kejadian Dk sibuk merayu Bunga agar tak menangis. Tak henti menangis akibat kesuciannya dirampas, Bunga lalu diantar pulang oleh Dk. Belum lama tiba di rumah neneknya, tiba-tiba Bunga mengalami pendarahan. Kondisi itu membuat Bunga dan keluarganya panik. Terlihat semakin lemah, Bunga akhirnya dilarikan ke RSU Deliserdang dan dirawat intensif di ruang IGD. Meski awalnya bungkam, desakan keluarga membuat Bunga buka mulut.

Pada wartawan, salah seorang rekan Bunga paling bersemangat mengisahkan ulang peristiwa di rumah dinas Sekda DS itu.

Keterangan temannya itu, dibenarkan Bunga dengan menganggukan kepala. Tak lebih dari itu, cewek belia tersebut juga kedua temannya maupun neneknya tak lagi bersedia memberikan keterangan.

Terpisah, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Deliserdang, Ibda Devi mengatakan, kasus pemerkosaan itu memang terjadi di salah satu kamar belakang rumah dinas Sekda DS, Azuar.

Namun ponsel Azuar yang coba dihubungi, tak kunjung aktif. Disambangi ke kantornya, Azuar juga ada. Salah seorang pegawai wanita berkulit hitam manis di sana mengatakan, atasannya itu tengah berada di Jakarta dalam rangka tugas. (pasta/smg)

Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 

 
Portal News
Jawa-Bali-Nusatenggara
Sumatera
Kalimantan

Sulawesi
Majalah