Masukkan istilah pencarian Anda
SCM
Google
Kirim formulir pencarian
Home
Medan City
Life Style
Pleasure
Kuliner
News
Sumatera Utara
Binjai
Langkat
Sergei
Tebing Tinggi
Siantar
Simalungun
Tobasa
Tanah Karo
Humbahas
Dairi
Aslab
Tabagsel
Tapteng
Taput
Nias
Deli Serdang
Nasional
Politik
Peristiwa
Kesehatan
Pendidikan
News
Internasional
Ekonomi
Bisnis
Techno
Properti
Investasi
Hiburan
Musik
Film
Seleb
Olahraga
Tangani Kasus, KPK Akui Kekurangan Penyidik
Share:
Selasa, 2 Februari 2010 | 19:43:00
Jakarta, Sumutcyber- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kesulitan menangani berbagai laporan kasus dugaan korupsi yang masuk ke meja kerja mereka. Hal ini, seperti dikatakan Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan, Selasa (2/2), dikarenakan jumlah tim penyidik KPK yang tidak seimbang dengan laporan kasus yang masuk dari masyarakat.
"Banyak desakan masyarakat di pusat dan daerah, agar laporan kasus yang mereka sampaikan segera kita tangani. Bahkan banyak tudingan (kalau) kita bekerja lamban, tidak tanggap dan lain sebagainya. Padahal kondisi kita tidak memungkinkan menyelesaikan kasus dalam waktu singkat. Jumlah tim penyidik kita hanya puluhan, sedangkan laporan kasus yang masuk dalam sebulan bisa sampai ribuan," ungkap Johan.
Namun menurut Johan, bukan berarti kekurangan tim penyidik itu membuat KPK tidak pula maksimal bekerja. Justru sebaliknya katanya, KPK selalu memberikan prioritas penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui surat pengaduan. Meski tidak semua kasus akhirnya ditindaklanjuti, karena ada juga yang tidak menyertakan data dan fakta untuk kelanjutan penyelidikan.
"Banyak kasus yang katanya sengaja kami biarkan. Jelas itu tidak benar. Untuk setiap kasus, (itu) berbeda tingkat penanganannya. Butuh waktu untuk pengumpulan bukti-bukti. Bahkan setiap harinya, ada tim yang turun ke daerah-daerah untuk melengkapi berkas penyelidikan. Jadi kami sebenarnya terus bekerja menangani kasus-kasus dugaan korupsi. Kami minta masyarakat bersabar dan memberi waktu (bagi) KPK bekerja mengungkap semuanya," kata Johan pula.
Johan pun mengatakan bahwa sebagian besar kasus yang ditangani KPK, penyelidikannya bermula dari laporan masyarakat. Contohnya saja, dalam pengungkapan kasus korupsi di Provinsi Riau. Berangkat dari kasus dugaan illegal logging yang melibatkan mantan Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar misalnya, akhirnya (KPK) bisa mengungkap rangkaian kasus dugaan korupsi yang sama di kabupaten lainnya di Riau.
"Setelah pengungkapan kasus Bupati Pelalawan, T Azmun Jaafar, masyarakat melaporkan bahwa kasus serupa juga ada di kabupaten lainnya. Laporan itu kita tindaklanjuti, dan akhirnya kita tetapkan tiga tersangka lainnya yakni Asral Rahman dan Syuhada Tasman (keduanya mantan Kadishut Riau), serta Burhanuddin Husin (Bupati Kampar saat ini yang juga mantan Kadishut Riau, Red). Terakhir, dari laporan masyarakat juga, kita tindaklanjuti dugaan korupsi di Kabupaten Siak dengan tersangka Bupati Arwin AS," jelas Johan. (afz/jpnn)
Tag:
kpk
Terkait:
Adik Syamsul Diperiksa KPK
KPK Amankan Jaguar Syamsul Arifin
KPK Selidiki APBD Siantar Tahun 2007
Calon Pimpinan KPK
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*
:
Email Anda*
:
Website Anda
:
Komentar Anda*
:
:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
10:55
Video Mesum Orang Sibolga Beredar
10:53
Adik Syamsul Diperiksa KPK
10:48
Diancam Bunuh Penjaga Ternak Bakar Diri
10:38
Qory Bantah Kabur dari Rumah
10:36
Uji Coba PSMS vs Gumarang
10:31
SBY Datang, Rampok Beraksi
10:23
SBY Pulang, Sinabung Meletus
10:21
Guru PNS Gantung Diri
10:18
Hasil Perundingan Kinabalu
10:15
Indonesia Dikecoh oleh Malaysia
10:12
Puncak Arus Mudik H-2
10:10
PMI Siapkan Ambulans 24 Jam
10:07
Pembeli Tunggu Diskon
09:58
Empat Pengedar Asal Aceh Dibekuk
15:01
SBY Lagsung Bertolak ke Jakarta
+ Index
Adik Syamsul Diperiksa KPK
JAKARTA,Sumutcyber-
Pemeriksaan terhadap anggota keluarga inti...
+
Jaksa Periksa Kadisperindag Asahan
+
KY Tinjau Vonis Anggodo
+
Parpol Tak Bisa Intervensi...
+ Index
Cabup Labusel Sampaikan Visi-misi
KOTAPINJANG,Sumutcyber
-Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati...
+
Zul & Samsudin Tolak Kemenangan JR
+
Revisi UU Pemilu Jangan Kejar...
+
JR-Nur Menang 1 Putaran
Redaksi
|
Kontak
|
Iklan
|
RSS
Jl. SM Raja No.13 KM 8,5 Amplas Medan
Telp: 061-7881655 HP: 081361446857
email: redaksi@sumutcyber.com
Portal News
Pilih
JPNN
MYrmNews
Sumut Cyber
Riau Today
Batam Cyberzone
Padang Today
Jawa-Bali-Nusatenggara
Pilih
Jawa Pos
Rakyat Merdeka
Radar Bogor
Radar Cirebon
Radar Semarang
Radar Jogja
Radar Tulungagung
Radar Mojokerto
Radar Tegal
Lombok Post
Timor Ekspress
Radar Surabaya
Indo Pos
Radar Tasikmalaya
Radar Banten
Sumatera
Pilih
Batam Pos
Sumatera Ekspres
Pos Metro Medan
Metro Siantar
Palembang Pos
Radar Lampung
Jambi Ekspres
Pekanbaru MX
Rakyat Aceh
Radar Tuba
Radar Palembang
Rakyat Lampung
Radar Lamteng
Radar Lamsel
Radar Tanggamus
Radar Kotabumi
Radar Metro
Rakyat Bengkulu
Jambi Independent
Riau Pos
Pekanbaru Pos
Dumai Pos
Pos Metro Batam
Padang Ekspres
Pos Metro Padang
Sumut Pos
Kalimantan
Pilih
Kaltim Post
Pontianak Post
Radar Banjarmasin
Post Metro Balikpapan
Samarinda Pos
Radar Tarakan
Kalteng Pos
Radar Sampit
Equator
Metro Pontianak
Metro Singkawang
Kapuas Post
Kun Tian Ri Bao
Sulawesi
Pilih
Fajar
Radar Sulteng
Palopo Pos
Pare Pos
Ujung Pandang Ekspres
Manado Post
Gorontalo Post
Berita Kota Makassar
Kendari Pos
Kendari Ekspres
Malut Post
Ambon Ekspres
Cenderawasih Pos
Radar Sorong
Radar Timika
Majalah
Pilih
Tabloid Nurani
Oto Trend
Tabloid Nyata